Soal ASN Dilarang Hadiri Penyidikan Tanpa Izin Gubsu, Kapolda: Gak Datang ya Dijemput!

oleh -22.423 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto. (Istimewa)

“Gak datang dipanggil dua kali, ya, dijemput,” ujar Agus kepada orbitdigitaldaily.com, Kamis (17/10/2019).

Ketika ditanya apakah sikap Edy merupakan perbuatan menghalang-halangi penyidikan yang berujung pidana sekaitan surat edaran itu. Agus menjawab secara diplomatis.

Ia tidak membantah, namun tak menuding sikap sang mantan Pangdam I/BB merupakan perbuatan melanggar hukum.

“Kalau kita sedang menyidik, dihalangi mengakibatkan terhambatnya proses sidik, bisa dipidana. Karena ada aturan hukum yang dilanggar,” ujar Agus.

Sebagaimana diketahui, dalam surat edara Gubsu Edy Rahmayadi, bernomor 180/8883/2019 yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda), Dr Ir Hj Sabrina MSi, pada point 2 ditegaskan ASN tidak diperkenankan menghadiri permintaan keterangan atau panggilan tanpa izin Gubernur Sumut.

Apabila seorang ASN melanggar, dengan tetap memenuhi panggilan penyidik, akan ada sanksi yang diberikan.

Dijelaskan, dasar dari surat edaran itu mengacu pada Peraturan Mendagri Nomor 12 Tahun 2014 tentang pedomaan penanganan perkara di lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah.