HeadlineHukum & Kriminal

Soal Judi Pasar 7 Marelan Tak Ditutup, Irjen Wasisto: Saya Sampaikan ke Bareskrim Polri

Medan-ORBIT: Mabes Polri akhirnya angkat bicara soal pembiaran judi di Pasar 7 Marelan. Diketahui, judi di Pasar 7 Marelan itu beromset miliaran rupiah yang dikelola oleh AP.

 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto SH, Kamis (11/10), ketika dikonfirmasi soal pembiaran judi itu berulang kali mengucapkan terima kasih atas informasi yang telah disampaikan ke Mabes Polri.

“Terima kasih atas informasinya, terima kasih,” ucap Irjen Pol Setyo Wasisto. Ia menyebutkan, informasi yang disampaikan Harian Orbit akan segera ditindak lanjuti.

“Saya akan segera sampaikan ke Bareskrim Polri akan judi di Pasar 7 Marelan segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz mengapresiasi langkah Mabes Polri menanggapi aduan masyarakat soal praktik judi yang ada di pasar 7 Marelan.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Mabes Polri untuk menindaklajuti pengaduan masyarakat dari Sumatera Utara kepada Mabes Polri,” ucap politisi Demokrat itu.

Muhri mendesak, Mabes Polri untuk secepatnya menutup lokasi praktik judi yang ada di pasar 7 Marelan.

“Saya meminta lokasi tersebut segera ditutup karena telah meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan yang sama diungkap Politisi PDI-Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan. Ia mendesak kepolisian untuk segera menutup lokasi judi di Pasar 7 Marelan.

“Sebenarnya kalau aparat kepolisian serius mengusutnya pasti akan cepat selesai. Judi itu tempatnya tidak berpindah-pindah, sehingga gampang sekali untuk dilacak,” ucapnya.

Menurut Sutrisno Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) kepolisian juga diminta untuk membentuk tim pemburu judi.

“Kenapa tim Pagasus ada sementara judi tidak ada. Padahal keduanya sama-sama perbuatan yang dilarang dan meresahkan masyarakat,” ungkapnya.

Sutrisno juga meminta kepolisian untuk melakukan penggerebakan judi yang ada di Pasar 7 Marelan.

“Sebenarnya apalah susahnya bagi mereka untuk menangkap itu. Tempat sudah jelas, barang buktinya jelas, jadi kenapa dibiarkan. Makanya saya curiga ada oknum yang bermain-main,” tukasnya. Or-10/Om-Ton

Komentar Facebook

Artikel Terkait