Solmet Madina Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

MADINA | Sekretaris Solidaritas Merah Putih ( Solmet ) Kabupaten Mandailing Natal Sudarmaji meminta agar penegak hukum bertindak tegas.

Tidakan tegas diminta kepada Kapolri utamanya terkait ditemukannya ikan yang bermatian dan airnya menghitam di Sungai Batang Pisusuk yang mengalir diperbatasan Desa Batahan I dan Desa Banjar Aur Kampung Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara yang hari ini Minggu (1/10/2023) Pukul : 12.14.WIB dan hari ini menghebohkan masyarakat adanya ikan bermatian di Sungai Batang Pisusuk.

Sudarmaji selaku masyarakat Desa Batahan I dan selaku Sekretaris Solmet Kab Madina dengan kepedulian sosialnya serta dengan niat menjalankan AD/ART Solmet Untuk Rakyat, Solmet Bersaudara dan Solmet Kerja nyata, Sudarmaji pun langsung turun gunung dan angkat bicara sekalian mengabarkan serta membagikan didio yang dibuatnya dengan ikan yang bermatian serta hitamnya air sungai Batang Pisusuk ke Media Sosial Fb, Tiktok dan WA Group.

Mengiringi unggahannya Sudarmaji juga menyuarakan katanya bagaimana PTPN-IV Kebun Timur mensejahterakan masyarakat sekitar , sedangkan limbahnya saja tak mampu dia urus, tulis sudarmaji di WA Groupnya.

Kepada media ini Sudarmaji menegaskan ; saya menduga keras limbah yang menodai sungai Batang Pisusuk yang selalu digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari baik mandi, mencuci dan minum adalah Limbah dari Pabrik Kelapa Sawit PTPN-IV yang beroperasi di hulu sungai Batang Pisusuk.

“Dengan tegas saya minta agar Penegak hukum bertindak tegas sebelum korban manusia berjatuhan, ” papar Sudarmaji.

Ya, saya sudah siapkan bukti air sebelum terkena limbah jika Penegak hukum memerlukan dan saya siap memberikan keterangan selaku masyarakat terdampak dan selaku atas nama Solidaritas Merah Putih Kab Madina yang Ketua Umumnya di Jakarta Silfester Matutina, S.H. dan saya juga akan menyurati Ketua Umum Solmet dengan temuan saya ini tercemar nya sungai diduga keras dari PKS PTPN-IV dan diklaimnya Tanah TSM Bukit langit oleh PTPN-IV walau pun sudah dua kali kami sampaikan ke Presiden yang sampai hari ini belum membuahkan hasil, ” tambah Sudarmaji .

Reporter : A Lubis