HeadlineMedan

Sosialisasi Perda No 14/2016, Limbah Masyarakat akan Dikelola Jadi Pupuk

Medan-ORBIT: Dalam beberapa tahun ke depan, limbah rumah tangga masyarakat akan diolah menjadi hal yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.

Hal itu disebutkan, anggota DPRD Medan Fraksi Golkar, Mulia Asri Rambe (Bayek) dalam pelaksanaan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 14 tahun 2016 tentang pelaksanaan limbah domestik, Selasa (12/06/2018) di Komplek Bank 89 Titipapan.

Menurutnya, selama ini limbah rumah tangga dianggap sebagai kotoran. Untuk itu  kedepannya, dirinya mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan mengelola itu untuk dijadikan pupuk kompos dan hal lain yang lebih bermanfaat.

“Hasil limbah yang diolah itu akan dijual kembali oleh Pemko Medan untuk meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD). Nanti di depan rumah warga itu akan dipasang pipa, memang ada biayanya, tidak banyak hanya Rp3.000 dari setiap rumah. Kalau hotel, restoran tentu dikenakan biaya yang lebih besar,” katanya.

Menurutnya, dengan dikeluarkannya Perda No 14/2016 itu  maka masyarakat Kota Medan nantinya akan mendapat jaminan atas pelestarian kesehatan lingkungan.

“Pemerintah wajib untuk melindungi warganya dari dampak bahaya lingkungan yang disebabkan akibat pencemaran air limbah domestik,” tuturnya. Om-Sat

Komentar Facebook

Artikel Terkait