Aceh

Tahan Pengulu Blangkuncir, LAKI Apresiasi Kinerja Polisi

GAYOLUES (orbitdigital): Ketua Ormas Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Gayo Lues, Hendra, mengapresiasi kinerja Kepolisian setempat, yang telah menahan Pengulu Kampung Blangkuncir Kecamatan Terangun, terkait dugaan penyalahgunaan APBKp Desa Blangkuncir tahun 2016, pada Rabu kemarin.

“Sebagai Ormas lembaga anti rasuah, sudah selayaknya kami memberikan apresiasi kepada pihak Reskrim Polres Gayo Lues, yang telah menetapkan Pengulu Kampung Blangkuncir, Latif Matsumi, sebagai tersangka dan sudah menahannya selama 20 hari kedepan, dalam rangka memudahkan penyelidikan dan penyidikan. Terlebih, dari laporan hasil audit BPKP Aceh, adanya penyimpangan yang menimbulkan kerugian Negara sebesar Rp 258.656.349,” kata Ketua Ormas LAKI Gayo Lues, Hendra, Minggu (14/7/2019).

Hendra juga berkomitmen, Ormas pimpinannya itu akan terus melakukan investigasi ke lapangan, terkait Dana Desa yang dikelola para perangkat Kampung. Bahkan jika mendapatkan temuan, pihaknya akan segera melaporkannya pada pihak penegak hukum.

“Terlebih jika ada laporan dari masyarakat, kami siap melakukan investigasi ke Kampung mana saja,” tandasnya. Namun, dalam proses laporan itu, masyarakat juga harus bersabar untuk mendapatkan hasilnya, karena penyelewengan dan penyalahgunaan Dana Desa merupakan Pidana Khusus.

“Masyarakat harus sabar, perlu waktu bagi penyidik dalam mempelajari, mengkaji dan melakukan penyelidikan dan penyidikan, berapa kerugian negara yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan pengelolaan Dana Desa itu,” pintanya.

Selain itu Hendra juga menyampaikan, dalam waktu dekat Ormas LAKI akan melakukan investigas ke wilayah Kecamatan Kutapanjang. “Ada beberapa Kampung yang menjadi target investigasi kita nantinya,” tutur Hendra, namun tak menyebutkan Desa mana saja yang akan mereka investigasi.on-put

Komentar Facebook
Tags
Menampilkan Lebih Banyak

Artikel Terkait

Back to top button