Olahraga

Tanpa Luis Milla, Timnas Indonesia Optimis Hadapi Myanmar

Ketiadaan pelatih Luis Milla di laga Timnas Indonesia dengan Myanmar Rabu (10/10) dan Hong Kong, Selasa (16/10), sebagai persiapan menuju Piala AFF 2018 tak membuat skuat Garuda itu bergeming.

Pemain dan asisten pelatih Timnas Indonesia mengaku tidak masalah bermain tanpa kehadiran Luis Milla.

Milla dikabarkan masih berada di Eropa untuk penyegaran lisensi kepelatihan UEFA. Hal itu membuat dia tidak bisa mendampingi skuat Merah Putih di Indonesia.

Ricky Fajrin menyatakan ketiadaan Milla bukan hambatan lantaran skuat Garuda masih didampingi asisten pelatih Bima Sakti yang sudah bersama pelatih asal Spanyol tersebut sejak lama.

“Ya tidak [khawatir] sih, karena coach Bima juga sudah dikenal para pemain. Apalagi coach Bima sudah satu setengah tahun dengan coach Milla. Materi yang diberikan dan secara permainan sama, jadi tidak ada masalah. Jadi semua tetap dipertahankan,” kata Ricky kepada para awak media di Hotel Grand Zuri pada Selasa (9/10).

Luis Milla.

Lebih lanjut, Ricky mengaku tidak sabar melawan Myanmar. Ia pernah beberapa kali bertemu tim berjulukan Singa Asia itu.

“Mereka tim bagus dan kami berencana semaksimal mungkin raih kemenangan,” katanya, dilansir CNNIndonesia.

Senada dengan Ricky, Bima pun tidak khawatir dengan absennya Milla. Mantan kapten Timnas Indonesia itu optimistis dapat menggantikan peran pelatih asal Spanyol itu sembari mengesampingkan segala pembicaraan mengenai kesempatan menjadi pelatih utama.

“Milla sudah bersama saya lebih dari setahun, kami punya karakter dan cara main Indonesia. Itu harus kami pertahankan,” ucap Bima.

“Paling tegangnya saya itu adalah melihat proses main dan staretegi yang diterapkan itu berjalan atau tidak. Saya tak pernah pusing jadi pelatih [Timnas Indoneia] atau tidak. Yang penting bekerja baik, jujur, dan etos kerja diperbaiki,” ucapnya menambahkan.

 

Komentar Facebook

Artikel Terkait