Tepati Janji, Pemkab DS Perbaiki Jalan Tanjung Balai yang Rusak untuk Kedua Kalinya

DELI SERDANG | Setelah hampir sebulan yang lalu berjanji untuk melakukan kembali pemeliharaan jalan, akhirnya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang (Pemkab DS) melalui rekanan kembali melakukan pemeliharaan Jalan Tanjung Balai hingga Sunggal Kanan yang kembali rusak di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang, Kamis, (12/3/26).

Sebelumya warga Desa Paya Geli, Syed Muhammad Nazib Shah telah menagih janji pemkab DS terkait pemeliharaan jalan Tanjung Balai yang kembali rusak, ia juga siap menempuh jalur hukum jika jalan tersebut tidak kembali diperbaiki. Sebab, ia menilai pengerjaan tersebut terkesan sia-sia karena baru saja selesai dikerjakan namun sudah rusak.

Namun kini pantauan di lapangan, para pekerja dari rekanan terlihat sedang bekerja mengorek kembali aspal jalan yang sudah retak dan terkelupas di beberapa titik jalan Tanjung Balai hingga Sunggal Kanan.

Untuk diketahui, pengerjaan pemeliharaan Jalan Tanjung Balai hingga Sunggal Kanan baru saja selesai dikerjakan pada akhir bulan Desember Tahun 2025 lalu, pekerjaan itu dilaksanakan rekanan CV Atika Utama Shakti selaku pemenang.

Pengerjaan tersebut diketahui telah menelan anggaran senilai Rp1.974.784.000,00 dari P APBD Deli Serdang Tahun 2025. Namun, pada awal tahun 2026 tepat nya awal bulan Januari jalan tersebut terlihat kembali rusak untuk yang pertama kali nya dan sudah dilakukan pemeliharaan.

Lalu meski sudah dilakukan pemeliharaan, jalan Tanjung Balai hingga Sunggal Kanan tersebut terpantau kembali rusak untuk yang kedua kali nya pada awal Februari tahun 2026.

Kemudian, Pemkab DS melalui Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang Janso Sipahutar ketika dikonfirmasi mengatakan berjanji akan melakukan pemeliharaan, ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut masih menjadi tanggung jawab rekanan selama 6 bulan kedepan setelah selesai dikerjakan.

Disisi lain, Janso Sipahutar juga telah menuding mobil perusahaan paving block sebagai dalang yang membuat jalan Tanjung Balai tersebut kembali rusak, ia juga berjanji akan muatan mobil tersebut karena dinilai beban beratnya melebihi tonase jalan. (OM-10)