Terapis Barca Spa Langgar Aturan

oleh -2.416 views

Medan-ORBIT: Tempat Spa di Kota Medan semakin menjamur saja. Sebagai Kota Metropolitan memang harus ada tempat-tempat seperti ini. Namun banyak yang kemudian melanggar izin. Izin hanya Spa namun praktiknya plus-plus.

Tak percaya? Cobalah tengok ke Barca Spa yang berlokasi di Komplek Megacom, Jl Kapten Muslim, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia. Tempat ini menyediakan cewek-cewek cantik sebagai terapis namun juga sebagai pemuas nafsu bawah para hidung belang.

Berdasarkan investigasi Harian Orbit di lokasi tersebut, paket refleksi tubuh yang diberikan oleh pihak spa tersebut sudah termasuk pijat alat vital yang dikenal dengan tulisan VM (Vitality Message).

Harian Orbit yang mencoba menyamar menjadi tamu datang ke tempat yang tergolong mewah itu bersama seorang teman yang mau mencoba. Bau harum ruangan membuat tempat ini terkesan elegan. Sesekali juga tercium aroma rempah terapy.

Begitu melihat tamu datang, seorang pria langsung menyambut dan mengantarkan ke meja resepsionis. Dilantai II gedung komplek itu tempatnya. Kemudian dipersilahkan duduk oleh seorang wanita yang mengenakan pakaian seksi sembari memberikan paket promo refleksi ditempat itu.

“Untuk malam ini, kita hanya ada paket Suite dan VIP. Untuk VIP Rp190 ribu. Kalau Suite Rp220 ribu plus lulur,” sebut wanita itu kepada kru, Rabu (28/2).

Harian Orbit lebih memilih untuk menunggu teman yang mau mencoba pijet refleksi ini. Dia memilih paket VIP. Selanjutnya seperti diceritakan teman ini, dia diajak ke ruangan refleksi yang sesuai paket pilihan tamu.
Tibanya di ruangan yang terdapat di lantai III itu, dia mengatakan diarahkan untuk menunggu terapis yang sedang dipesan dan akan segera datang.

“Abang tunggu di dalam. Nanti terapisnya datang. Pokoknya tidak mengecewakan abang lah,” kata wanita itu seperti diceritakan teman ini. Sebut saja namanya Tommy.

Masih diceritakan Tommy, tak berselang lama, terdengar suara langkah kaki mendekat ke ruangan di mana dia menunggu.

“Wow, seorang terapis bertubuh mungil, membuka tirai pintu ruangan sambil membawa perlengkapan refleksi pun datang menghampiri ku,” kata Tommy.

Di ruangan VIP itu, terapis yang mengaku bernama panggilan Yasmin ini kemudian menyuruh Tommy untuk melepaskan seluruh pakaian yang menutupi tubuh.

Sudah terbiasa, wanita berkulit putih ini tidak canggung melihat baju dan celana Tommy terlepas dari tubuh.

“Biasa aja mas. Langsung berbaring disini (kasur),” kata sang terapis.

Posisi Tommy telungkup dan tubuhnya ditutupi sehelai handuk warna putih. Kemudian sang terapis melakukan aksinya. Jemari lentik dia mendarat di tubuh Tommy. Sesekali menekan dan mengelus.

Singkat cerita kata Tommy, pijat dari kepala ke kaki pun usai dilakukannya. Selanjutnya dia pun menyuruh Tommy untuk berbalik badan, telentang. Di ruangan yang terdapat kamar mandi dilengkapi AC, dia juga mengajak berkomunikasi panjang lebar.

“Balik badan mas. Nama saya Yasmin. Salam kenal ya. Tinggal dimana?” ucap wanita yang mengaku tinggal di kos-kosan di Jl Sei Blutu, Medan itu kepada Tommy.

Keakraban pun terjalin malam itu, sehingga tidak ada lagi rasa malu ketika tatapan matanya menusuk kelopak mata Tommy. Aura keseksiannya membius, dan membuat ruangan itu semakin terasa dingin.

“Ini refleksi yang terakhir. Vm namanya mas. Kalau mau lebih dari ini pun bisa. Tapi kena cas (biaya tambahan),” ujar Yasmin seperti dikatakan Tommy.

“Untuk Short timenya Rp800ribu bisa negolah. Rp600 ribu netnya ya mas. Gimana? Kalau gak mau ya gak apa-apa, saya apain aja ini sampai keluar,” cerita Tommy seraya tekikik mengenang peristiwa ini.

Usai melakukan hal tersebut, dirinya mengakui bahwa setiap terapis diberikan kebebasan dari pihak menagement Barca Spa untuk service lain, yakni ML (Making Love).

Akan tetapi, tarif untuknya tidaklah sama dengan terapis lainnya. “Kalau ML, harga net saya Rp600 ribu. Ada juga yang lebih rendah harganya dari saya. Gak semua sama. Itu tergantung harga kami masing-masing,” ujar Yasmin.

Setelah 90 menit batas refleksi di ruangan VIP itu berlalu, selanjutnya Tommy pun langsung beranjak dari lokasi tersebut. Tetapi sebelum melangkah keluar dari tempat itu, pesan manja sang terapis pun terucap.

“Kalau mas kesini lagi, dan mau jumpai saya, bilang aja ke resepsionisnya, saya mau sama Yasmin,” bebernya.

Sementara itu, para tamu malam itu semakin memadati ruangan tunggu untuk merasakan pijatan terapis-terapis cantik Barca Spa. Bahkan, pria lanjut usia, juga hadir di tempat itu. (Om-mam)