Terjaring OTT, Kades Durian Diminta Buka Suara Soal Praktek Pungli

oleh -93 views
Ketua Aswaja Kab Batubara Jasmi Assayuti, SH.MH.

Batubara-ORBIT: Oknum Kades yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Desa Durian, Kec Sei Balai, Kab Batubara diminta ‘bernyanyi’ (buka suara) terkait praktek pungli oknum auditor inspektorat.

Permintaan tersebut dinyatakan Ketua Aswaja Kab Batubara Jasmi Assayuti SH, MH, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Jasmi, OTT Kades Durian HI bersama tiga oknum ASN Inspektorat JO, VH dan YBO Kamis (9/8/2018) kemarin merupakan potret buruk kinerja oknum pejabat di Batubara.

Jasmi menduga praktek ini tidak saja terjadi di Desa Durian, akan tetapi juga terjadi di desa-desa lain di Batubara. “Hanya saja para oknum Kades lainnya masih bernasib mujur,” katanya.

Lanjut dia, indikasi penyelewengan anggaran serta praktek pungli DD bukan lagi menjadi rahasia umum.

Itu terlihat dari hingar bingar masyarakat dalam aksi unjukrasa yang meminta persoalan alokasi DD diusut.

Namun, karena adanya sistem ‘bolo-bolo’ yang diduga diperankan oknum-oknum pejabat nakal makanya dugaan penyelewengan DD sukar terjamah hukum.

Oleh karena itu, Kades HI diharapkan mau membeberkan praktek pungli yang dilakukan auditor Inspektorat. Karena diduga hasil ‘pungli’ tersebut mengalir ke oknum pejabat diatasnya.

Selain itu, Kades juga diminta berani membuka ulah oknum pejabat di instansi lain yang turut ambil bagian menikmati DD.

“Misalnya oknum pejabat BPMPD, Inspektorat dan oknum pejabat di tingkat kecamatan,” pungkas ketua Aswaja.