Terkelin Instruksikan BPBD Karo Identifikasi Daerah Rawan Bencana

oleh -628 views

KARO-Bupati Karo, Terkelin Brahmana menginstruksikan dinas terkait maupun BPBD Karo wajib melakukan identifikasi dan sosialisasi daerah rawan bencana dalam keadaan tidak ada situasi bencana.

Menurutnya lagi, BPBD Kabupaten Karo juga harus melakukan pembentukan desa tangguh bencana, sosialisasi sekolah /madrasah, pembentukan unit layanan disabilitas, pengembangan forum Pengurangan Resiko Bencana (PRB) dan penyusunan peta resiko bencana.

Setidaknya itu ditegaskan Terkelin Brahmana SH melalui usai menghadiri acara peringatan bulan PRB Tahun 2019 yang diselenggarakan di Hotel Novotel Bangka Belitung, Jumat (11/10/2019) kemarin.

Acara yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mulai tanggal 11 Oktober hingga 13 Oktober 2019 itu, turut dihadiri kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Sekretaris Utama Harmensyah, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Bernardus Wisnu Widjaja dan para Kepala Daerah. DPR/DPD/DPRD, Kementerian/ Lembaga, SKPD Provinsi dan BPBD Kabupaten/Kota se I(ndonesia, Forum PRB, praktisi kebencanaan, kalangan perguruan tinggi, lembaga usaha dan Organisasi Masyarakat.

Menurut Terkelin, kepada orbitdigitaldaily.com via sambungan seluler mengatakan, dalam acara itu kepala BNPB letjen TNI Doni Monardo berpesan, bahwa setiap daerah mengklasifikasikan kegiatan situasi tidak ada bencana dan situasi potensi bencana.

“Sedangkan Situasi potensi ada bencana yang harus dijalankan pemasangan sistem peringatan dini, pemasangan jalur rambu evakuasi, penyusanan dokumen rencana kontijensi (banjir, gunung api, gas beracun), Gladi dan simulasi bencana,” katanya.

“Menyikapi setiap situasi yang dilakukan pasti ada sikap dan keputusan yang harus ditempuh. Karena itu diinstruksikan kepada BPBD Karo supaya selalu berani dalam mengambil keputusan, cekatan dan tanggap, tegas, sabar memahami kondisi lapangan, komunikasi dengan baik, ikhlas /tanpa pamrih, manajemen waktu yang baik,” tegas Terkelin.

Di kesempatan itu Terkelin juga menyampaikan kepada kepala BNPB letjen TNI Doni Monardo, bahwa Pemkab Karo tanggal 17 Oktober 2019 mendatang merencanakan pemulangan pengungsi kedesa Asalnya, yakni Desa Tigapancur, Jeray, Pintumbesi, Kuta Tengah dan Desa Kutagugung.

Reporter: Daniel Manik