Tersangka ke-6 Korupsi Bandara Lasondre Ditahan Kejatisu

SHS saat menjalani pemeriksaan di ruangan Pidsus Kejatisu, Selasa (22/10/2019). (Istimewa)

MEDAN-Penyidikan kasus dugaan korupsi peningkatan runway, taxiway dan apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Lasondre, Nias Selatan terus bergulir.

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) kembali menahan seorang tersangka baru dalam kasus itu, SHS (34).

Ia merupakan PNS pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan juga selaku Ketua/Kordinator Tim Pengawas Belanja Modal pada paket proyek yang dikorupsi tadi.

Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian menyebut, tersangka ditahan tim penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) setelah dilakukan pemeriksaan terhadap SHS mulai pukul 10.30 WIB hingga 14.30 WIB, Selasa (22/10/2019).

Dalam hal ini penyidik meyakini dan merasa perlu untuk menahan SHS. “Ia tersangka kita tahan. Saat ini dititipkan selama 20 hari di Rutan Klas I/Tanjunggusta Medan,” ucap Sumanggar Selasa sore.

Diketahui setidaknya penyidik Kejatisu telah menetapkan dan menahan 5 tersangka. Rabu (16/10/2019) kemarin jaksa menahan IKI (51), PNS pada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI yang juga dipercaya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Sebelum IKI, penyidik telah lebih dulu menahan 4 tersangka dalam kasus itu. Dua tersangka ditahan pada Selasa (15/10), yakni IAF (34) dan IPR (47). IAF merupakan Kasubag Umum dan Kepegawaian pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan Kualanamu.