HeadlineHukum & KriminalMedan

Tiga Anak Terlantar Itu, Ibunya akan Dibebaskan Polisi

Laporan : Tonijer Hutagalung

Medan – ORBIT: Jonni dan kedua adiknya, Frenky dan Cahaya, akan segera bertemu ibunya, Restonaya Berutu. Polisi akan menangguhkan penahanan sang ibu yang kini berada di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Resese Krimal Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira kepada orbitdigitaldaily.com, Jumat (10/82018). Pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Polsek Helvetia yang menangani kasus tersebut, untuk melakukan upaya pembebasan Restonaya.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan penangguhan penahanan,” kata Putu Yudha.

Menurut Putu Yudha, alasan penangguhan penahanan melihat dari aspek sosial bagi ketiga anaknya. Penyidik yang menangani kasus ini tidak mengetahui kalau si ibu memiliki 3 anak yang harus diasuh orang tua. Apalagi, suami tersangka sudah meninggal sejak 9 tahun lalu.

“Ada pertimbangan aspek sosial terhadap si ibu. Ketiga anak itu memang butuh pengawasan dan perawatan orang tuanya,” ujar Putu.

Namun Putu Yudha tidak merinci kapan Restonaya akan ditangguhkan. Pihaknya kini masih melakukan kordinasi kepada Polsek Helvetia.

Ketiga anak tersebut, kehidupannya sangat memprihatinkan. Mereka tinggal di sebuah gubuk di Jalan Medan – Binjai, Kelurahan Lalang, Medan Sunggal, Medan.

Ibunya di penjara karena dugaan kasus penadah barang curian. Sementara ayahnya, Losumin, meninggal sejak 9 tahun lalu.

Jonni yang masih berusia 14 tahun, harus menjadi tulang punggung bagi kedua adiknya, Frengky 12 tahun dan Cahaya yang masih berusia 2,5 tahun. Jonni dan Frengky silih berganti mencari nafkah sebagai pengamen di persimpangan Kampung Lalang. Kadang bekerja, terkadang harus menjaga Cahaya secara bergantian.

Jonni dan Frengky harus melepaskan pendidikan di bangku sekolah dasar demi memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. OD-03

Komentar Facebook
Tags

Artikel Terkait