Tuntut Gaji Sesuai UMK, SPMS Sari Mutiara Kembali Datangi Disnaker Sumut

Medan-ORBIT: Belasan massa kembali mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara (Disnaker Sumut), di Jalan Pondok Kelapa, Kota Medan, Selasa (5/3/2019).

Pegawai yang mengaku dari rumah sakit (RS) Sari Mutiara itu menuntut pihak manajemen segera memberikan hak mereka sesuai Upah Minimum Kota (UMK).

Mereka kecewa terhadap sikap manajemen rumah sakit yang terkesan lepas tanggung jawab untuk memberikan hak para pegawai.

Pasalnya para pegawai selama ini hanya menerima rata-rata digaji di bawah Rp2,5 juta. Padahal, berdasarkan UMK Sumut sudah Rp2,9 juta.

Kondisi ini lanjutnya, sudah terjadi sejak Juli 2017. Meski protes sudah dilayangkan sejak itu oleh para karyawan namun tak digubris pihak manajemen rumah sakit.

Ketua Serikat Pekerja Multi Sektor Sari Mutiara (SPMS-Sari Mutiara), Suaidah mengatakan sebelumnya sebanyak 130 lebih pegawai pernah melakukan aksi menutut agar pihak manajemen memberikan hak pegawai sesuai dengan UMK.

“Upah yang kami terima sejak 2017 seharusnya sudah Rp2.700.000 namun faktanya yang diberikan hanya Rp2.500.000 sampai hari ini sudah 2019. Seharusnya setiap tahunnya ada kenaikan sebanyak Rp200 ribu pertahun. Berarti gaji kami dibawah UMK selama ini,” kata Suaidah.

Kedatangan para pegawai kata Suaidah merupakan atas undangan dari Disnaker Sumut.

“Sebelumnya kami sudah melimpahkan tuntutan ke Disnaker Kota Medan dan kasusnya sudah berlanjut dan sudah melakukan mediasi sebanyak 3 kali. Namun belum ada respon sehingga kami melanjutkan kembali ke Disnaker Sumut. Berdasarkan tuntutan itu lah hari ini kami kembali dipanggil Disnaker Sumut untuk menyelesaikan perselisihan yang datang dari pihak rumah sakit hari ini wakil direktur dan perwakilan dari yayasan,” ujarnya. Om-11