Unjuk Rasa di Kejatisu, Himmah Sumut Minta Sukran Jamilan Tanjung Ditangkap

oleh -38 views

Medan-ORBIT: Massa dari Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) Sumatera Utara berunjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Dalam orasinya, Kordinator Aksi, Sukri Sitorus menyampaikan kepada Kejatisu untuk menangkap dan memenjarakan mantan Bupati Tapanuli Tengah, Sukran Jamilan Tanjung SE, MM dan Amirsyah Tanjung dalam kasus Penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), sesuai dengan pasal 378, 372 KUHP.

“Kasus tersebut sudah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumut beberapa bulan yang lalu setelah dilimpahkan pihak Kepolisian. Namun, sampai hari ini belum ada putusan dan kejelasan hukum terhadap tersangka. Tangkap Sukran Jamilan Tanjung dan Amirsyah Tanjung yang masih berkeliaran bebas,” ujar Sukri yang juga Sekretaris PW Himmah Sumut ini.

Sukri menegaskan kepada Kejatisu untuk segera memberikan keputusan hukum yang pasti tanpa ada intervensi dari pihak manapun. “Karena hukum difungsikan untuk mengatur tatanan berkehidupan masyarakat maka hukum wajib ditegakkan dan bukan untuk di cederai,” ujarnya.

Dua jam menyampaikan orasi, aksi tersebut ditanggapi oleh Perwakilan Kejaksaan yakni Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu, Sumanggar Siagian.

“Ucapan terimakasih kepada Himmah Sumut yang terus berkontribusi aktif dalam menyampaikan informasi demi terciptanya Sumut yang bersih dari korupsi. Perkara Sukran Jamilan Tanjung dan Amirsyah Tanjung sudah kita lakukan penyelidikan secara materik dan formil. Keduanya sudah tersangka, kami Kejakasaan sudah menyurati Kepolisian dalam hal ini Poldasu. Sudah terbit P21 tinggal Kita menunggu Kepolisian dan berkoordinasi dengan Pengadilan terkait Putusan Hukum. Kami komitmen memberantas korupsi dan itu menjadi prioritas bapak Fachrudin selaku Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru,” Jelas Sumanggar.

“Kalau memang begitu Kami akan mengikuti terus perkembangan kasus ini menit per menit sebagai bukti Himmah Sumut sebagai control social. Kami tunggu komitmen Kejaksaan,” ujar Sukri.

Selanjutnya massa pun membubarkan diri. Od-03