HeadlineSumatera Utara

Usai Diberitakan, Camat Air Joman Respon Dahlia si Gadis Penderita Hydrocepalus

Kisaran-ORBIT: Pemerintah Kecamatan Air Joman, Asahan langsung bereaksi terhadap Dahlia, warga yang menderita hydrocephalus sejak lahir hingga kini berusia 25 tahun. Kasi Kesos Kecamatan, bersama pendamping PKH dan Puskesmas langsung turun melihat kondisi Dahlia.

Marniar, ibu kandung Dahlia yang selama ini sabar mengurusi anaknya itu masih terlihat tegar. Tim yang diturunkan dari Kecamatan Air Joman memberikan uang hasil penggalangan dana berjumlah Rp 2,2 juta.

“Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih banyak. Alhamdulillah, bantuan ini akan digunakan untuk keperluan anak saya. Kepedulian dari bapak ibu sekalianlah yang buat kami sekeluarga tetap kuat menghadapi cobaan ini,” kata Marniar.

Camat Air Joman, Ilham SAg dikonfirmasi Orbit, Senin malam (28/5) mengatakan, usai mendengar pemberitaan baik cetak maupun online pihaknya langsung memerintahkan Kasi Kesos dan pendamping PKH untuk mengunjungi ke rumah Dahlia.

Ilham menjelaskan, alasan dirinya hanya mengutus Kasi Kesos, karena dirinya akan menghadiri kegiatan Bupati Asahan Drs H Taufan Simatupang MAP dalam acara peluncuran (Lounching) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Kisaran Timur.

“Pagi setelah apel, saya langsung perintahkan Kasi Kesos Tinur Simanjuntak dan pendamping PKH ke rumah Dahlia, karena saya ada acara dengan pak Bupati, dan siangnya saya juga sudah ke rumah Dahlia,” kata Ilham menjelaskan.

Masih kata Ilham, saat ini keluarga Dahlia telah difasilitasi oleh pemerintah biaya kesehatannya dengan Kartu Indonesia Sehat. Disamping itu, Marniar juga merupakan penerima manfaat yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial.

“Kami juga berterimakasih, sudah diingatkan melalui pemberitaan. Ternyata banyak sekali yang simpati terhadap Dahlia,”ujarnya.

Sebelumnya diinformasikan, Dahlia gadis berusia 25 tahun itu tidak seberuntung rekan seusianya. Dahlia menderita pembengkakan / kepala membesar sejak lahir. Sementara, anak dari Syahmad (64) warga dusun I desa Air Homan ini hanyalah berprofesi sebagai penjual ikan keliling.  Od-

Komentar Facebook

Artikel Terkait