HeadlineMedan

Wujudkan Kemandirian Warga Binaan Perempuan, PT KIM-Kemenkumham Teken MoU

Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Sumatera Utara dan PT Kawasan Industri Medan (KIM) melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Medan, Jumat (7/12).

Penandatanganan yang disaksikan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna Laoly itu, guna meningkatkan kualitas dan mewujudkan kemandirian warga binaan di Lapas Perempuan Klas II A.

Direktur Utama PT KIM, Trisilo Ari Setyawan, mengatakan PT KIM ( Persero) melalui program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) menyelenggarakan program menenun bagi warga binaan perempuan. Program ini dimulai dari menyelenggarakan pelatihan, mempersiapkan bahan baku ( kain tenun dan benang ) serta membantu pemasaran hasil karya para warga binaan.

“Kerja sama PT KIM dengan Lapas Perempuan dalam program PKBL salah satunya penyelenggaraan menenun dengan warga binaan perempuan. Kerja sama ini sudah dijalin sejak 4-5 bulan lalu,” kata Trisilo di Lapas Tanjunggusta, usai kegiatan Pencanangan Gerakan Tertib Pemasyarakatan, Layanan Publik Berbasis HAM dan Peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum di Sumut.

Dijelaskannya, kegiatan ini sebagai modal dan wujud kontribusi pihaknya terhadap peningkatan kualitas hidup para warga binaan. Melalui sinergi yang akan ditingkatkan secara terus- menerus dengan Kemenkumham Sumut. “Kami menyakini kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka kriminalitas. Serta membangun harapan masa depan Sumut yang lebih baik dan bermartabat,” ungkapnya.

Trisilo juga menambahkan PT KIM melalui pembinaan ini, sudah menerima hasil karya warga binaan berupa tenun yang nantinya dijual dan sebagian penghasilan untuk warga binaan tersebut. Tak hanya itu, mereka telah mempekerjakan mantan warga binaan yang telah keluar menjalani masa hukuman.

“Alasan kita juga mempekerjakan mereka karena HAM tadi. Mereka juga punya hak yang sama dan diberikan kesempatan. Mereka juga punya etos kerja yang baik dan lebih bertanggung jawab sesuai dengan kemampuan mereka,” sebutnya lagi.

Rencananya, kata Trisilo, PT KIM juga akan bekerja sama dengan Lapas Klas I Medan ini melakukan pembinaan dalam bidang Informasi Teknologi (IT). Begitu pun ia berharap, bukan hanya PT KIM saja yang melakukan hal ini, tetapi BUMN atau BUMD lainnya.

Kepala Lapas Perempuan Medan, Surta Duma Sihombing, berharap kerja sama ini terus berkelanjutan. Sehingga nantinya, warga binaan yang telah keluar dari masa hukuman memiliki tabungan. “Selain mendapatkan pembinaan ini
warga binaan bisa dapat pekerjaan lebih mudah,” harapnya. OD-01

Komentar Facebook

Artikel Terkait