Idulfitri 1447 H
Aceh  

Momentum Takbiran Idulfitri, Bupati Abdya Ingatkan Masyarakat Jangan Abaikan Anak Yatim

Momentum Takbiran Idulfitri, Bupati Abdya Ingatkan Masyarakat Jangan Abaikan Anak Yatim
Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, didampingi Wabup Zaman Akli S.Sos MM dan Ketua DPRK Roni Guswandri saat memukul tambo (drum tradisional) sebagai tanda dimulainya pawai takbiran atau malam takbiran Idulfitri 1447 H./2026 M, Jumat (20/3/2026) malam.

ABDYA | Dalam momentum malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Aceh Barat Daya, Dr. Safaruddin, mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap anak yatim.

Safaruddin menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri acara Malam Takbir Idulfitri di Blangpidie, Jumat (20/3/2026) malam.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga turut menghadiri kegiatan itu.

Ia membuka sambutannya dengan mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan umat Islam menuntaskan ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh.

“Kita patut bersyukur karena Allah SWT masih memberi kesempatan kepada kita untuk merasakan malam penuh kemuliaan ini dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah,” ujar Safaruddin.

Menurutnya, momentum malam takbiran Idulfitri menghadirkan suasana istimewa yang menandai kemenangan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa.

Ia menilai momen ini juga mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Safaruddin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menggelar perlombaan takbir antar kecamatan untuk menyemarakkan syiar Islam sekaligus menumbuhkan semangat persatuan.

Di tengah suasana penuh kegembiraan tersebut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan anak-anak yatim di lingkungan sekitar.

“Sebagian anak yatim mungkin tidak merasakan kebahagiaan yang sama. Mereka merindukan sosok ayah yang tidak lagi hadir dalam kehidupan mereka,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa Islam menempatkan kepedulian terhadap anak yatim sebagai nilai penting.

Ia juga mengajak masyarakat meneladani Nabi Muhammad SAW yang menunjukkan perhatian besar kepada anak yatim.

Safaruddin mendorong masyarakat untuk hadir secara langsung dalam kehidupan anak yatim, tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menunjukkan kasih sayang dan perhatian.

“Mari kita hadir untuk mereka. Jangan biarkan mereka merasa sendiri, terutama di momen hari raya,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan gema takbir sebagai penggerak kepedulian sosial, bukan sekadar tradisi tahunan.

“Kita harus memastikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak yatim, ikut merasakan kebahagiaan Idul Fitri,” ujarnya.

Menurut Safaruddin, kemenangan sejati dalam Idul Fitri tercermin dari perubahan sikap menjadi lebih peduli dan peka terhadap sesama.

Diakhir sambutannya, Bupati Abdya Safaruddin, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Aceh Barat Daya.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” demikian pungkanya. (Nazli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *