MEDAN | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam surat edarannya memperingatkan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya terkait sinar ultraviolet (UV) matahari yang masuk kategori bahaya sangat tinggi.
Suhu udara mencapai 36° C terasa lebih panas dari biasanya. Kondisi ini akan berlangsung untuk beberapa hari ke depan.
“Indeks UV wilayah Medan dan sekitarnya berada pada kategori bahaya sangat tinggi pada pukul 10.00–14.00 WIB,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).
Berdasarkan analisis pola angin di tanggal 25 maret 2026 pada pukul 07.00 WIB angin bertiup dari pesisir timur Sumatera Utara dan menyebar.
Sementara data terakhir pada Senin (23/3/2026), BMKG mendeteksi 33 titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut), yang terjadi akibat cuaca panas ekstrem melanda beberapa daerah.
Kepala BMKG Hendro Nugroho menerangkan Kondisi cuaca panas ekstrem di Sumut, terjadi khususnya Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan wilayah pesisir timur, diprediksi akan berlangsung beberapa hari ke depan.
“Berdasarkan data hotspot pada 23 Maret 2026, kami mendeteksi 33 titik panas di Sumut. Pola cuaca beberapa hari ke depan diperkirakan hampir sama dengan kondisi belakangan,” terang Hendro.
BMKG juga mengimbau masyarakat di Medan, Deli Serdang, dan pesisir timur Sumut untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga hidrasi di tengah cuaca panas.
“Mengingat cuaca cukup panas, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko kebakaran, membatasi aktivitas di luar rumah terutama pada jam puncak sinar matahari (10.00–16.0WIB), memperbanyak konsumsi air putih dan buah, serta menggunakan sunscreen,” tutup Hendro.
(OM/011)








