Idulfitri 1447 H

Buka Lubuk Larangan, Bupati Madina: Masyarakat Dinilai Tidak Disiplin

Bupati Madina H.Saipullah Nasution didampingi Camat Panyabungan Timur Arsalan Siregar (OD 29)

MADINA l Pembukaan Lubuk Larangan di Kelurahan Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Bupati H.Saipullah Nasution minta masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai.

Bupati mengatakan, pembukaan lubuk larangan merupakan budaya yang ada di Mandailing, namun kenyataannya masyarakat kurang disiplin pasalnya Bupati dan Camat tiba di lokasi lubuk larangan sudah mulai padahal waktunya belum tiba.

“Pencinta lubuk larangan sudah memulai menjala ikan, sementara waktu yang ditentukan panitia masih setengah jam lagi, artinya pencinta lubuk larangan kurang disiplin,” sebut Bupati.

Bupati berharap kedepan pecinta lubuk larangan untuk mentaati aturan yang dibuat oleh panitia, artinya waktu yang ditentukan oleh panitia harus diikuti.

“Kedepan masyarakat lebih mematuhi aturan yang dibuat panitia,” katanya.

Bupati juga menyinggung terkait kebersihan sungai, menurutnya masyarakat kurang memperhatikan lingkungan, sungai tercemar akibat sampah yang dibuang oleh masyarakat.

“Camat dan kepala Desa untuk mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai karena menyebabkan tercemar,” sebutnya.

Dikatakan bupati, dengan adanya lubuk larangan perputaran ekonomi masyarakat meningkatkan, baik bagi pencinta ikan, masyarakat sekitar.

“Ekonomi masyarakat akan meningkat, utamanya pecinta ikan yang mana hasilnya akan dijual, kemudian masyarakat sekitar banyak membuka warung dadakan,” katanya.

Bupati meminta kedepan bagi pecinta lubuk larangan dan masyarakat untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan panitia, “jangan mendahului sebelum ada instruksi dari penitia dan masyarakat disekitar lubuk larangan untuk tidak membuang sampah ke sungai,” harapnya.

Reporter : OD 29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *