Idulfitri 1447 H
Aceh  

Matangkan Arah Pembangunan, Pemkab Abdya Susun RKPD Tahun 2027

Wabup Abdya, Zaman Akli S.Sos MM membuka Forum Lintas Perangkat Daerah Abdya Tahun 2026 berlangsung diAula Bappeda Kabupaten Setempat, Selasa (31/3/2026).

ABDYA | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Lintas Perangkat Daerah yang dilaksanakan pada Selasa (31/3/2026). Agenda ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, di Aula Bappeda dan diikuti unsur pimpinan daerah, mulai dari Staf ahli, kepala perangkat daerah, hingga para camat didalam kabupaten Setempat.

Wabup Abdya, Zaman Akli,S.Sos.,MM dalam arahannya menegaskan, bahwa forum ini memiliki peran strategis dalam merumuskan program pembangunan yang lebih terarah. Ia menilai, forum lintas perangkat daerah tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum penting untuk menyatukan berbagai usulan pembangunan.

Menurutnya, seluruh aspirasi masyarakat yang telah dihimpun melalui Musrenbang desa dan kecamatan harus diselaraskan dengan rencana kerja teknokratis masing-masing perangkat daerah.

“Ini menjadi ruang sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat dan perencanaan yang disusun oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema pembangunan Abdya tahun 2027 difokuskan pada penguatan infrastruktur pendukung, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan sektor unggulan berbasis teknologi. Tema tersebut, kata dia, menuntut kerja yang lebih terukur dan berdampak langsung.

Dalam forum itu, Zaman Akli menekankan tiga prioritas utama. Pertama, pembangunan infrastruktur yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, seperti jalan pertanian, jaringan irigasi, dan sarana distribusi hasil unggulan.

Kedua, transformasi teknologi di sektor strategis seperti pertanian, perikanan, dan UMKM. Ia mengingatkan agar program yang diusulkan tidak lagi bersifat konvensional, melainkan mampu meningkatkan produktivitas.

“Bantuan harus memberi dampak nyata, bukan sekadar habis pakai,” katanya.

Ketiga, ia menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan ekonomi kerakyatan dengan memastikan program benar-benar menyentuh masyarakat yang masih tertinggal.

Selain itu, seluruh program diminta memiliki indikator kinerja yang jelas dan terintegrasi dalam sistem perencanaan nasional.

Wakil Bupati juga mengingatkan tim teknis agar bekerja serius dengan menggunakan data yang akurat, serta berani mengevaluasi dan mencoret usulan yang tidak sejalan dengan arah pembangunan.

“Hanya program yang memiliki daya ungkit terhadap kesejahteraan masyarakat yang perlu dipertahankan,” tegasnya.

Di penghujung kegiatan, Zaman Akli secara resmi membuka Forum Lintas Perangkat Daerah Abdya Tahun 2026 sebagai bagian dari penyusunan RKPD 2027. demikian pungkasnya. (Nazli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *