Idulfitri 1447 H

Sinergi Masyarakat dan RSUD Panyabungan, Rawat Fasilitasnya Demi Layanan Maksimal

MADINNA | Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan fasilitas rumah sakit. Hal ini dilakukan guna memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal dan nyaman bagi seluruh pasien.

​Sebagai rumah sakit rujukan utama di Mandailing Natal (Madina), RSUD Panyabungan terus mengalami peningkatan mutu, terutama dengan adanya dukungan fasilitas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Namun, perkembangan positif ini kerap terkendala dari penyalahgunaan fasilitas sanitasi oleh oknum pengunjung.

​Pihak manajemen melaporkan sering terjadi penyumbatan saluran pembuangan di area toilet. Berdasarkan temuan di lapangan, kerusakan tersebut dipicu oleh benda-benda yang tidak seharusnya dibuang ke dalam kloset, seperti pembalut wanita, Pempers Anak-Anak, bungkusan sisa makanan nasi, ​sampah plastik lainnya.

​Asisten I Pemkab Madina sekaligus Ketua Dewan Pengawas RSUD Panyabungan, Sahnan Pasaribu, menegaskan bahwa menjaga fasilitas publik adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas dari petugas kebersihan.

​”Kebersihan fasilitas RSUD Panyabungan adalah tanggung jawab kita bersama. Tentunya kami memiliki petugas khusus, namun tanpa adanya kesadaran dari masyarakat, upaya tersebut tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Sahnan.

​Sahnan menambahkan, ketersediaan fasilitas yang bersih sangat krusial mengingat RSUD Panyabungan kini telah dilengkapi peralatan medis modern, seperti Cathlab dan CT Scan 64 Slice. Kehadiran alat-alat canggih ini harus diimbangi dengan lingkungan rumah sakit yang higienis.

​Dengan tidak membuang sampah sembarangan ke lubang toilet, masyarakat dinilai telah berkontribusi langsung dalam menjaga marwah RSUD Panyabungan sebagai fasilitas kesehatan kebanggaan di Bumi Gordang Sambilan.

RSUD Panyabungan berkomitmen untuk
​meningkatkan pengawasan di area publik dengan ​memperbanyak papan informasi edukasi di titik-titik strategis. ​Melakukan sosialisasi berkala kepada pengunjung dan keluarga pasien.

“​Melalui sinergi antara pengelola dan masyarakat, diharapkan fasilitas RSUD Panyabungan dapat terjaga fungsinya dalam jangka panjang demi kepentingan kesehatan masyarakat luas,” ahirnya. (OD-29)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *