ACEH | Tiga pekan pascabanjir besar (Bandang) di sebahagian Wilayah Provinsi Aceh, bantuan logistik maupun relawan dari berbagai daerah berdatangan ke lokasi yang terdampak bencana, Senin (22/12/2025).
Hal tersebut juga dilakukan beberapa organisasi gabungan untuk menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana, salah satunya di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara pada Minggu (21/12/2025) pagi.
Kolaborasi antar organisasi kelompok masyarakat yakni Dua Ruang Media, Federasi Drone Indonesia, Poundit serta yayasan Al-Fajar Medan Marelan.
Donasi yang terkumpul berupa uang tunai berkisar Rp14.900.000, ditambah beberapa paket barang. Donasi yang terkumpul dibelanjakan buat kebutuhan sehari-hari berupa paket sembako, perlengkapan mandi, obat- obatan, kelambu, selimut dan lainnya.
Dua unit mobil jenis pick up membawa paket sembako disalurkan ke daerah yang terdampak banjir terparah di Desa Geudumbak dan beberapa desa lainnya di Kecamatan Langkahan.
Sri Andoko selaku koordinator dalam kegiatan open donasi menyampaikan berawal dari rasa empati melihat langsung kondisi pasca bencana selama 6 hari di Aceh Tamiang lalu mendokumentasikan peristiwa tersebut, ujarnya.
Doko sapaan akrabnya berinisiatif melakukan aksi penggalangan donasi buat korban yang terdampak Banjir di wilayah Aceh. Beberapa relawan lainnya turut bergabung demi bertatap muka langsung dengan para korban.
“Saya bersama teman – teman berinisiatif melakukan penggalangan dana untuk para korban bencana di Aceh, Alhamdulillah dalam tempo seminggu terkumpul Rp14.900.000. Saya bersama tim relawan bersinergi, warga dan komunitas Federasi Drone Indonesia juga mendapat donasi non tunai dari masyarakat maupun Yayasan AL Fajar Medan Marelan yang berbentuk bahan pokok sembako dan perlengkapan rumah tangga,” katranya.
Uang yang berhasil dikumpulkan juga turut dibelanjakan perlengkapan rumah tangga, obat – obatan, air mineral, kelambu, selimut serta terpal. Kami pun menyalurkan bantuan secara langsung bertemu dengan para korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Desa Geudeumbak Kec. Langkahan, meskipun jarak begitu jauh dari kota Medan kita rela mendistribusikannya yang dibantu relawan lainya demi bertatap langsung dengan para korban, terang Doko. (OM/011)







