Aceh  

Ketua FORPAS: Bencana Aceh Hari Ini Merupakan Bencana Nasional

ACEH SELATAN | Ketua Forum Pemuda Aceh Selatan (FORPAS), T. Sukandi, menyatakan bahwa bencana yang melanda Aceh saat ini secara de facto merupakan bencana nasional, meskipun hingga kini belum ditetapkan secara de jure oleh pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan T. Sukandi kepada Orbitdigital, Rabu malam (17/12/2025). Ia menegaskan bahwa kondisi bencana yang terjadi di Aceh sudah berada pada tingkat darurat nasional, sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan yang lebih luas.

“Bencana Aceh hari ini secara de facto adalah bencana nasional. Walaupun belum ditetapkan secara resmi oleh pemerintah pusat, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa Aceh membutuhkan bantuan besar dan cepat,” ujar T. Sukandi.

Oleh karena itu, FORPAS menghimbau pihak luar negeri untuk segera datang ke Aceh guna membantu penanganan bencana. Menurutnya, tidak ada pilihan lain selain membuka ruang kerja sama internasional agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal.

“Kami menghimbau pihak luar negeri untuk segera datang ke Aceh. Kehadiran NGO-NGO internasional sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana,” tegasnya.

T. Sukandi juga mengingatkan pengalaman saat bencana tsunami 26 Desember 2004. Ia menilai kehadiran bantuan internasional kala itu sangat berperan besar dalam percepatan pemulihan Aceh.

“Kita bisa melihat dengan kasat mata saat tsunami 2004 lalu. Dengan sistem darurat, persoalan air bersih, pembangunan jalan dan jembatan darurat dapat segera terealisasi. Bantuan penerangan, tenda pengungsi, hingga penanganan korban oleh PMI berjalan cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat itu pemakaman korban, pembangunan rumah bantuan, serta pemulihan sarana dan prasarana dapat dilakukan secara menyeluruh berkat dukungan nasional dan internasional.

“Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi kita hari ini. Aceh kembali membutuhkan solidaritas dunia,” pungkas T. Sukandi.

Reporter : Yunardi