TAPTENG | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN 1 Tapanuli Tengah. Dua alumninya, Sri Mupliha Purba dan Nur Khafipa Lubis, berhasil meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Shaanxi Polytechnic Institute, China, pada Program Studi Power Battery Technology. Keduanya menjadi alumni pertama MAN 1 Tapanuli Tengah yang diterima melanjutkan studi di China melalui program beasiswa penuh.
Keberhasilan tersebut berawal dari informasi mengenai program beasiswa yang diperoleh salah seorang guru MAN 1 Tapanuli Tengah, Ardi Wandana, Lc., kemudian disampaikan kepada para alumni. Setelah mempelajari persyaratan yang ditetapkan, kedua alumni mempersiapkan dokumen administrasi dan mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara.
Nur Khafipa Lubis mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diraihnya. Selama menempuh pendidikan di MAN 1 Tapanuli Tengah, ia dikenal sebagai hafidzah Al-Qur’an 8 juz serta pernah meraih Juara I Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Kabupaten Tahun 2025. Menurutnya, kedisiplinan, semangat belajar, doa, serta dukungan orang tua dan guru menjadi kunci keberhasilannya.
“Alhamdulillah, berkat doa kedua orang tua, dukungan guru-guru, serta usaha yang konsisten, saya dinyatakan lolos dan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di China,” ujarnya, Sabtu (4/7/2026).
Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi, berani memanfaatkan berbagai peluang, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Hal senada disampaikan Sri Mupliha Purba. Ia menyampaikan rasa syukur atas beasiswa yang berhasil diraih dan berharap pengalamannya dapat memotivasi peserta didik lainnya agar tidak ragu mengejar kesempatan pendidikan, baik di dalam maupun di luar negeri.
Program pendidikan yang akan diikuti kedua alumni tersebut memberikan berbagai fasilitas, antara lain beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah dan asrama, bantuan uang buku, serta peluang memasuki dunia kerja sesuai bidang keahlian setelah menyelesaikan pendidikan.
Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua alumni tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan orang tua, guru, dan seluruh keluarga besar madrasah.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa lulusan madrasah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional. Kami berharap keberhasilan Sri Mupliha Purba dan Nur Khafipa Lubis dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan global,” ujarnya.
Ia menegaskan, MAN 1 Tapanuli Tengah akan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan serta mencetak lulusan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.
“Madrasah terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik agar mampu meraih berbagai peluang pendidikan, baik di dalam maupun di luar negeri,” pungkasnya. (Rel/OM-32)







