Aceh  

Pemkab Aceh Selatan Gelar FPD/LPD

ACEH SELATAN | Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan (Pemkab Asel) menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah (FPD/LPD) di Gedung Pertemuan Rumoh Agam Tapaktuan, Selasa, (22/8/2025).

Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS yang sekaligus membuka forum yang dihadiri oleh yang mewakili Forkopimda dan sejumlah anggota DPRK Aceh Selatan.

Adapun peserta forum itu yakni para kepala OPD, Badan, Asisten, staf ahli, Kabag dan para camat. Selain itu, para tokoh masyarakat (tomas), LSM dan wartawan.

Bupati Asel H. Mirwan MS dalam sambutannya menekankan agar OPD dapat menyelaraskan program dengan visi dan misi pemerintahan Manis untuk Aceh Selatan yang maju dan produktif.

“Maksud dan tujuan diselenggarakan forum adalah sebagai proses perencanaan pembangunan daerah dengan tujuan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan selama lima tahun mendatang,” ujarnya.

Dijelaskan RPJMD adalah salah satu instrumen utama dalam mengatur arah kebijakan dan prioritas pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta berlandaskan pada prinsip keterpaduan, partisipasi, dan keberlanjutan.

“Forum RPJMD ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan menyepakati prioritas pembangunan yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya salah satu fokus utama adalah memastikan bahwa program-program pembangunan yang ditetapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan partisipasi aktif dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta.

“Dengan adanya partisipasi ini, diharapkan program-program pembangunan yang akan dijalankan lebih tepat sasaran, relevan dengan kebutuhan nyata di masyarakat, dan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan,” terangnya.

Selain itu, Bupati juga menerangkan tentang pelaksanaan Musrenbang yang bertujuan untuk mengalokasikan anggaran secara efisien dan efektif.

“Pemerintah daerah perlu memastikan bahwa anggaran yang tersedia diprioritaskan untuk program-program yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah secara menyeluruh,” papar Bupati.

Dengan demikian, penggunaan dana pembangunan dapat lebih optimal, menghindari pemborosan, dan memastikan program-program tersebut dapat tercapai dengan baik, pungkasnya .

Selesai pembukaan yang dilaksanakan pagi, selepas ishoma (istirahat, sholat dan makan), forum dilanjutkan dengan diskusi kelompok kerja dan OPD.

Reporter : Yunardi