Polrestabes Medan Musnahkan Narkotika Senilai Ratusan Miliar Rupiah

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak memperlihatkan barang bukti narkotika yang sesaat sebelum dimusnahkan. Ist

MEDAN | Polrestabes Medan memusnahkan beragam jenis narkotika bernilai ratusan miliar rupiah hasil pengungkapan kasus dalam kurun Waktu selama 244 hari. Pemusnahan yang disaksikan perwakilan Jaksa Penuntut Umum (JPU), petugas Laboratorium Forensik, dan BNNP Sumut itu turut menghadirkan para tersangka.

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke mesin incenerator itu, antara lain berupa 231 kilogram sabu, 54 kilogram ganja, puluhan ribu butir ekstasi,dan sekitar 3.000 liquid vape mengandung narkotika.

“Pemusnahan narkotika ini juga menyelamatkan 1.434.89 jiwa,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers pengungkapan kasus narkotika dan pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Mapolrestabes Medan, Rabu (10/6/2026).

Calvijn menyebut pihaknya mencatat lonjakan signifikan dalam pengungkapan kasus narkotika sepanjang 244 hari terakhir. Sebanyak 997 kasus berhasil diungkap dengan total 1.211 tersangka.

Peningkatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Satresnarkoba Polrestabes Medan, jajaran Polsek, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, pemerintah daerah, serta TNI.

“Dibandingkan tahun lalu, pengungkapan kasus meningkat 117 persen atau bertambah 538 kasus,” sebutnya.

Menurut dia, fenomena baru yang menjadi perhatian aparat adalah peredaran liquid vape mengandung narkotika. Pada periode yang sama tahun lalu tidak ditemukan kasus serupa, namun tahun ini polisi berhasil mengungkap sekitar 3.000 cartridge liquid vape narkotika.

Selain itu, Operasi Antik yang digelar selama 21 hari berhasil mengungkap 161 kasus narkotika. Jumlah tersebut meningkat 95 persen dibandingkan operasi serupa tahun lalu.

Kabid Pemberantasan BNNP Sumatera Utara Kombes Pol CP Sinaga menyatakan pihaknya terus memperkuat sinergi dengan kepolisian melalui operasi gabungan dan razia di sejumlah lokasi rawan narkoba.

“Kami siap mendukung penuh upaya pemberantasan narkotika. Ini membutuhkan kolaborasi seluruh aparat dan masyarakat,” ujarnya.

Hadir Walikota Medan diwakili Asisten Pemerintahan Pemko Medan Muhammad Sofyan, Kepala Bea Cukai Dede Mulyana, pejabat Kejari Medan, Dandim 02/01, dan Kasatres Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha. (Rel/OM-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *