Calo Tiket AFF U-19 Meresahkan, PSSI Ubah Skema Ticketing Semifinal dan Final

Suasana di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, saat para pemain Timnas Indonesia bersama ribuan penonton menyanyikan lagu Tanah Airku usai menang atas Vietnam di laga hidup-mati babak penyisihan Grup A Piala AFF U-19, Ahad (7/6/2026) malam. (Dok. Diskominfo Sumut)

DELI SERDANG | Dugaan praktik percaloan tiket mewarnai gelaran Piala AFF U-19 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Ahad (7/6/2026). Tiket yang secara resmi dijual seharga Rp100 ribu dilaporkan diperjualbelikan kembali oleh calo dengan harga mencapai Rp350 ribu, bahkan disebut ada yang menembus Rp600 ribu per lembar.

Fenomena meresahkan ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan transaksi tiket di sekitar stadion jelang laga ‘hidup-mati’ antara Timnas Indonesia versus Vietnam memperebutkan juara Grup A sekaligus lolos otomatis ke babak semifinal.

Dalam rekaman tersebut, seorang penjual menawarkan tiket dengan harga Rp350 ribu kepada calon penonton. “Berapa bang tiketnya,” tanya warga perekam video. “Tiga ratus lima puluh,” jawab oknum yang diduga calo tiket.

Tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan langsung pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Vietnam membuat tiket resmi cepat habis. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan oknum tertentu untuk menguasai dan menjual kembali tiket dengan harga berlipat ganda.

Banyak suporter mengaku kesulitan memeroleh tiket melalui jalur resmi lantaran tiket dinyatakan telah habis terjual. Di sisi lain, tiket justru beredar luas di tangan para calo yang bebas beroperasi di sekitar stadion.

Situasi ini memicu kekecewaan penonton dan menimbulkan dugaan adanya celah dalam sistem distribusi tiket. Sejumlah pihak mendesak panitia penyelenggara untuk mengevaluasi mekanisme penjualan, memperketat pengawasan, serta membatasi jumlah pembelian tiket guna mencegah praktik serupa.

Menanggapi viralnya fenomena percaloan tiket di ajang Piala AFF U-19 ini, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan tanggapan. Arya mengungkapkan bahwa sistem penjualan dan pengawasan tiket akan diperketat pada babak semifinal dan final.

“Melihat antusiasme penonton Indonesia versus Vietnam, kita akan ubah sistem tiketing untuk semifinal dan final dengan penambahan sistem gelang,” tulis Arya sebagaimana dikutip dari Tribun Medan yang mengonfirmasinya lewat pesan WhatsApp, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan keamanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penonton yang hadir langsung di stadion.

“Maaf merepotkan, tapi akan membuat lebih aman dan nyaman bagi kita semua,” lanjutnya.

Penambahan sistem gelang tersebut diharapkan dapat meminimalisir peredaran tiket oleh pihak yang tidak bertanggung jawab sekaligus memastikan bahwa penonton yang masuk ke stadion benar-benar merupakan pemilik tiket resmi.

PSSI bersama panitia pelaksana pun diperkirakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi tiket menjelang laga semifinal dan final, mengingat tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan perjuangan Timnas Indonesia U-19 di ajang Piala AFF U-19 2026.

Diketahui, Stadion Utama Sumatera Utara berkapasitas 25.750 tempat duduk dipadati pendukung Timnas Indonesia saat berlangsungnya laga babak penyisihan Grup A Piala AFF U-19 antara Timnas Indonesia versus Vietnam, Ahad (7/6) malam.

Sorak-sorai dari puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia di sepanjang pertandingan menciptakan atmosfer luar biasa di dalam stadion kebanggaan masyarakat Sumut itu.

Gubernur Sumut Bobby Nasution pun tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya di sepanjang pertandingan tersebut. Ia beberapa kali berdiri dari tempat duduknya dan bersorak saat Timnas Indonesia mencetak gol.

Saat dimintai tanggapan usai pertandingan, Bobby Nasution dengan wajah sumringah mengatakan, “Luar biasa, ribak sude,” sebelum meninggalkan stadion bersama Joko Widodo dan Iriana.

Dalam laga yang berlangsung sengit sejak menit awal ini, skuad Garuda Muda asuhan pelatih Nova Arianto berhasil menumbangkan Vietnam dengan skor 2-1.

Indonesia lebih dulu mencetak gol lewat tendangan Reno Salampessy di babak pertama. Vietnam kemudian berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan Quoc Khanh. Menjelang akhir babak kedua, Indonesia kembali unggul lewat gol penalty yang dilesakkan Evandra Florasta. Skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Kemenangan Garuda Muda ini sekaligus memastikan langkahnya ke semifinal kejuaraan sepak bola bergengsi di kawasan Asia Tenggara yang bertajuk ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 itu dan memperbesar peluang mempertahankan gelar juara Piala AFF U-19. (BS/OM-11/OM-03)

Foto:
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-19 Arkhan kaka, Welberlieskott, dan Evandra Florasta usai mencetak gol melalui penalti ke gawang Vietnam pada laga terakhir penyisihan Grup A di Stadion Utama Sumut, Deli Serdang, Ahad (7)6/2026)! Orbit/Iwan Gunadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *