PORSEA | Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Toba menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi Intensifikasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di Wilayah Khusus yang berlangsung di Puskesmas Porsea Kab.Toba, Selasa (26/7).
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari Camat, Kepala Desa, penyuluh KB, kader, tenaga kesehatan, bidan, Ibu Hamil dan Ibu menyusui. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Prov.Sumut, Dr. Fatmawati, ST,M.Eng., Asisten I Pemkab Toba – Eston Sihotang, S.Pd,M.Si yang sekaligus memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta. Turut hadir juga, Danramil 16/ Porsea, Kapolsek Porsea, Camat dan Kepala Desa, Ketua IBI Kabupaten Toba.
Dalam samhutannya Kepala Perwakilan BKKBN Sumut menegaskan bahwa kegiatan fasilitasi intensifikasi ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pencapaian target Program Bangga Kencana, sekaligus mempercepat upaya penurunan stunting melalui pelayanan KB yang berkualitas.
Selain itu juga menjelaskan tentang Quick Wins Kemendukbangga, sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Gerasi Emas Indonesia 2045.
Sementara Bupati Toba yang diwakilkan oleh Asisten I Pemkab Toba dalam sambutanya menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak dalam memperkuat pelayanan KBKR khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis maupun sosial.
“Keluarga berencana bukan hanya tentang mengatur kelahiran, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh peningkatan kapasitas terkait strategi intensifikasi pelayanan KBKR, termasuk teknik konseling yang efektif, kesehatan reproduksi serta Quick Win ( Genting, Gati, Tamasya, Sidaya dan SuperApp AI) Kemendukbangga.
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, penyuluh, dan kader, diharapkan pelayanan KBKR di Kabupaten Toba semakin optimal dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari berbagai narasumber, antara lain Danramil 16/Porsea, Ketua IBI Toba dan Ahli Gizi. Selanjutnya dilaksanakan pelayanan KB gratis kepada masyarat, dengan jumlah 54 Akseptor MOW dan 24 akseptor IUD dan Implan. (Red)







