MEDAN | Produsen Tahu Ponimin di Lalan Langgar Lingkungan III Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia sudah memulai bisnisnya sejak tahun 1995.
Produksi tahu dan tempe Ponimin juga mendapat pesanan oleh pemerintah dalam program makanan gizi gratis (MBG). Dengan membeli tahu mentah dan goreng untuk diolah menjadi menu MBG.
Tahu yang diproduksinya menggunakan kacang kedelai pilihan, dengan melalui proses bertahap.
Debby Salah seorang pekerja di bagian sortir menceritakan proses pengolahan mulai dari perendaman kacang kedelai hingga menjadi tofu/tahu.
“Kacang kedelainya direndam setelah itu digiling, selanjutnya setelah digiling masuk ke proses pemasakan. Lalu kacang kedelai disaring untuk memisahkan ampas dan airnya. Kemudian airnya atau sari kedelainya dipindahkan ke media cetakan berbentuk kotak hingga menjadi tahu,” terangnya Selasa, (21/10/2025) sore.
Hasil produksi tahu Ponimin yang sudah masak siap didistribusikan ke para pedagang UMKM seperti pedagang tahu goreng maupun bakso yang didominasi warga sekitar. Mayoritas para pedagang membeli langsung ke tempat produksi pembuatan.
Sementara untuk tahu goreng prosesnya memerlukan waktu satu hari sebelum masuk tahap penggorengan. Dengan cara tahu tersebut diendapkan terlebih dahulu selama satu hari dan esok harinya siap untuk digoreng.
Debby juga mengatakan, bahan baku kacang kedelai diperoleh dari kawasan Industri Medan (KIM) Mabar. Sedangkan untuk pendistribusian hanya wilayah Kota Medan saja melalu pembeli yang akan kembali di ecer ke warung- warung kecil di pajak/pasar. Pembeli juga banyak dari warga sekitar yang merupakan pedagang tahu goreng dan tahu isi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, dulu pengiriman produksi juga sempat sampai ke Jawa, tetapi saat ini pendistribusian mayoritas di kota Medan saja.
“Dahulunya sempat mendapatkan pelanggan di kawasan Danau Toba bahkan ke pulau Jawa melalui saudagar pak Ponimin,” ungkapnya.
Serap 30 Pekerja
Pengolahan tahu Ponimin memproduksi setiap hari dengan memperkerjakan kurang lebih 30 orang karyawan.
Produksi tahunya juga mendapatkan pelanggan program pemerintah makan gizi gratis yang melakukan transaksi pembelian satu hari sebanyak dua kali.
Salah satu pembeli Abimanyu mengatakan, dirinya menjadi langganan di produksi tahu Ponimin untuk usaha dagangnya.
“Saya sering belanja langsung ke sini karena harganya murah bisa beli secukupnya dengan Rp10.000 saja dan rasa tahunya enak.
“Saya beli untuk usaha dagangan bakso tahu saya,” ujarnya. (OM/011)







