Warga Stabat Digegerkan Penemuan Mayat Pria di Sungai Wampu

Tim BPBD Langkat di bantu warga saat melakukan evakuasi jasad korban yang hanyut di aliran Sungai Wampu.

LANGKAT | Warga Desa Stabat Lama Barat digegerkan dengan penemuan mayat pria yang mengapung di aliran Sungai Wampu, tepatnya di Ampera l, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Penemuan mayat bernama Muhammad Syuaib (56), warga Dusun Simpang Pekan, Desa Selayang, Kecamatan Selesai, Langkat, pertama kali ditemukan, Sahdudin (57) yang sedang memancing di sekitar lokasi sungai pada, Minggu sore (11/1/2025) sekira Pukul 16.00 WIB.

Melihat jasad tersebut, seorang pria dengan menggunakan bambu berukuran panjang mengait pakaian korban untuk ditarik ke tepi sungai. Selanjutnya warga melaporkan ke pihak kepolisian setempat.

Mendapat kabar penemuan jasad pria yang hanyut di sungai, tim gabungan dari Polsek Stabat, Inafis Polres Langkat, dan tim BPBD Langkat turun ke lokasi melakukan evakuasi dan identifikasi. Proses identifikasi digelar di lokasi disaksikan Camat, Kapolsek Stabat, dan warga setempat.

Pergi Tanpa Pamit

Kapolsek Stabat, Kompol Sisbudianto menjelaskan, setelah dilakukan identifikasi melalui sidik jari, indetitas korban berhasil diketahui.

Lalu, sambung Kapolsek, Polsek Stabat berkoordinasi dengan Polsek Selesai untuk mendatangi rumah keluarga korban guna memastikan identitas dengan menunjukkan foto korban.

“Sepeda motor yang ditemukan sudah dikembalikan ke anak korban. Dipertemuan itu, istri korban membenarkan bahwa jasad tersebut adalah suaminya,” ujar Sisbudianto sembari menirukan ucapan istri korban.

Screnshot foto dari video viral di media sosial, seorang warga dengan gunakan bambu mengaitkan pakaian korban untuk ditarik ke tepi sungai.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan proses evakuasi dan identifikasi, korban dibawa ke Mapolsek Stabat guna dilakukan pemeriksaan oleh dokter dari Puskesmas Stabat Lama.

“Dan setelah pemeriksaan tersebut, dokter menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kemudian pihak keluarga membawa korban dengan ambulan Puskesmas ke rumah duka,” ungkap Kompol Sisbudianto.

Menurut keterangan pihak keluarga korban (alm Syuaib), sebelum ditemukan meninggal dunia, korban pergi meninggalkan rumah tanpa berpamitan.

Namun, menjelang sore hari, istri korban meminta anaknya untuk mencari keberadaan korban. Informasi penemuan mayat tersebut akhirnya diketahui melalui personel Polsek Selesai. (OD-20)