MUI Pusat: Potensi Ekonomi Islam di Indonesia tak Didukung Umat

Azrul Tanjung Ketua Bidang Ekonomi MUI Pusat saat berbicara di Seminar Ekomnomi di Gedung MUI Sumateras Utara, Rabu (17/6/2026). Foto/Karyadi Bakat

MEDAN | Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Ekonomi M Azrul Tanjung mengatakan, potensi perekonomian islam/syariah di Indonesia secara umum sangat besar karena negara ini mayoritas penduduknya muslim.

Tetapi mengapa di sektor perekonomian umat islam menjadi yang terpinggirkan dibanding warga minoritas. Ini harus menjadi pertanyaan kita warga muslim yang hingga kini lebih banyak bergantung kepada umat di luar islam.

Azrul mengatakan itu pada kegiatan Seminar Ekonomi yang diselenggaraskan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Rabu (17/06/2026) di Gedung MUI Sumut, Medan.

“Bahkan menurut informasi diperoleh, sampai saat ini di Medan khususnya, yang banyak memanfaatkan bank syariah justeru warga non muslim,” katanya.

Menurut Azrul Tanjung, jika umat muslim kompak dalam pergerakan berekonomi, berani menghadapi pasar secara ulet dan kafah sesuai ajaran yang disampaikan Rasullulah SAW, bukan tidak munkin Islam akan mampu mengendalikannya.

Karena Islam merupakan system hidup dan sesuai ajaran Alquran itu harus diimplementasikan dalam kehidupan umat secara komperhensif dalam seluruh aspek kehidupannya tanpa kecuali, termasuk dalam system perekonomian.

Dokrin bisnis dalam Alquran jelas menyebutkan bahwa sector perdagangan adalah satu di antara yang bisa menyelematkan manusia, asalkan dilakukan secara benar dan sesuai dengan aturan islam seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Dalam uraian akhir Azrul Tanjung mengatakan, untuk memasyarakatkan system perekonomian islam dalam kehidupan sehari hari kita semua mulai sekarang harus bergerak Bersama mengubah pola pikir umat dalam membangun ekonominya secara syariah.

Di antara Langkah yang bisa dilakukan, perbanyak malakukuan dakwah di bidang ekonomi islam sesuai dengan trend yang sedang terjadi sehingga terus menyesuaikamn perkembangan yang ada. Jadikan bidang ekonomi sebagai isu yang terus menarik dalam menghidupkan perekonomian masyarakat, kata Azrul. OR-05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *