LANGKAT I Pak Sukir (55) yang tinggal di Dusun VI Sidodadi Desa Namo Mblin Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat adalah salah satu korban kebakaran tunggal rumahnya habis seketika dilalap sijago merah. Rabu (2/3/2022) sekira pukul 19.15 WIB.
Pak Sukir dan keluarganya dibantu masyarakat ingin memadamkan api namun apalah daya rumahnya habis dilalap sijago merah.
Pak Sukir dan keluarga kini kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut keluarganya hanya bisa menangis melihat peristiwa tersebut. Hanya tersisa sebagai barang bukti seng bekas bakaran, kayu yang hangus jadi arang, dan tabung gas ukuran 3 kilo yang hangus terbakar.
Ia menceritakan peristiwa itu terjadi Rabu (2/3/22) sekira pukul 15.00 WIB saat memasak ketupat lontong di bagian belakang rumahnya dengan menggunakan kayu bakar dan batu bata sebagai tungkunya.
Kebetulan berdekatan dengan gudang tempat penyimpanan bahan bakar minyak tanah serta pertalite dan solar serta barang barang dagangan lainnya.
Saat masih menunggu ketupat lontong dimasak, Pak Sukir memindahkan jerigen yang berisikan minyak tanah dan melewati tempat masak tiba-tiba jerigen terjatuh dan menimpa tungku. Akhirnya terjadilah kebakaran besar menghanguskan rumah miliknya sehingga rata dengan tanah.
Sehingga sekira pukul 21.15 WIB 2 unit pemadam dari PT Link kebun bekiun Tanjung Keliling dibantu warga akhirnya api pun bisa dipadamkan.
Akibat peristiwa itu kerugian material diperkirakan sebesar Rp 300 juta serta korban luka bakar di larikan kerumah sakit terdekat. Terlihat situasi diaman oleh Polsek Kuala yang berjaga dilokasi TKP.
Reporter: Muslim







