Di tempat terpisah, Keuchik Panjang Baru Wahyu, kepada awak media,menyebutkan, Abrasi ini terjadi tadi pagi sekira pukul, 08.00 WIB, di dua desa yakni desa panjang baru dan desa palak kerambil.
“Bencana ini setiap tahun terjadi dan kami berharap kepada pihak intansi terkait Bupati,DPRK mohon dilihat dan jangan sebatas janji atau program tapi ayo sama- sama kita disini untuk melihat masyarakat kita yang terdampak abrasi laut.” imbuh Keuchik Wahyu
Tambahnya lagi, Ada tujuh rumah yang terdampak abrasi. korban dari dampak abrasi ini juga mengungsi ke TPA dan ada juga di rumah-rumah saudara yang berada disekitar di desa tersebut.
“Bantuan yang baru sampai dari Dinas BPBK berupa tenda kalau untuk dapur umum dan konsumsi belum ada, dan upaya kami didesa untuk bersama-sama dengan masyarakat untuk membantu konsumsi secara berpartisipasi untuk warga yang terkenak abrasi,” ucap Keuchik Wahyu
Namun demikian, Pemerintah Desa Panjang Baru juga telah menyampaikan kepada masyarakat yang berdomisili di pinggiran pantai untuk tetap waspada karena kondisi cuaca saat ini kurang bersahabat abrasi ini datangnya secara tiba tiba.
“Kalau sudah dimulai hari ini abrasi, maka kita akan terus waspada dari nanti malam sampai tujuh hari kedepan,” ingatnya. Keuchik Wahyu.
Reporter : Nazli







