Badan Jalan Aspal Sinunukan Batahan Belum Diperbaiki

MADINA | Proyek pengaspalan Batahan-Sinunukan terlihat terkelupas dan masih belum sepenuhnya selesai diindikasikan asal jadi, tapi aktivitas sudah terhenti.

“Segera diperbaiki. Proyek ini dikerjakan Waskita KSO,” ujar Andi Hakim Matondang, Kepala UPTD Kotanopan Dinas PUPR Provsu, menjawab wartawan Kamis (21/9/2023).

Dijelaskannya, ketebalan aspal belum di- coredrill, pekerjaan pengaspalan jalan belum dibayar.

Kasruddin, dari Lembaga Investigasi Negara (LIN) bidang Polkam/Investigasi Madina, khusus Pantai Barat Mandailingnatal, Kamis (21/9), mengungkapkan kondisi di lapangan.

“Saya sudah melakukan pengecekan di lokasi. Saya lihat, aspalnya diduga tidak masak, ketebalan aspal sekira 3 cm,” ujar Kasruddin di Panyabungan, siap-siap bergerak melakukan investigasi lanjutan di Batahan.

Sekarang ini, lanjut dia, proyek pengaspalan jalan Batahan-Sinunukan tipe AC-WC/AC-BC terlihat bermasalah sekira 5 km dengan kondisi di lapangan.

“Aktivitas sudah berhenti di dekat SMAN Batahan. Alat berat masih di lokasi,” ujar Kasruddin.

Informasi diporoleh, proyek pengaspalan jalan ini, proyek multi years. “Masih kontrak, belum selesai. Ini proyek multi years,” ujar sumber.

Ketika ditanya, proyek pengaspslan ini dikerjakan PT Waskita? “Kayaknya, di-sub-kan. Tapi kurang tahu juga jelasnya,”

Ketika wartawan mencek ke tempat yang disampaikan Kasruddin Kamis (29/9/2023) Pukul : 16.00.WIB ternyata benar dan aspal yang rusak pada badan jalan lebih dari 5 titik baru diberi tanda garis cat putin dan garis gerenda namun belum satupun yang diperbaiki begitu juga bahu jalan pada yang lebih kurang 5 Km dari kota Batahan juga belum ada pengerjaan bahu jalan. Besi rakitan yang mungkin untuk bahu jalan terlihat tersusun di Simpang Kordes di sebelah rumah kediaman Pertemuan Sihombing.

Dan terkait jembatan yang berlobang yang berakibat tidak bisanya mobil roda 6 dan seterusnya melintas ke kota Batahan, sudah mulai dikerjakan jembatan pinjaman.

Reporter : A Lubis