ABDYA | Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan ziarah ke Makam Pahlawan, Sabtu (16/08/2025).
Pantauan awak.media, Bupati Abdya Dr. Safaruddin S.Sos MSP didampingi Ketua TP. PKK Ratna Sari Dewi bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) melaksanakan ziarah, doa dan tabur bunga di makam pahlawan Teungku Peukan di Kompleks Masjid Jamik Baitul Adhim Kota Blangpidie.
Upacara tersebut dipimpin oleh Bupati Abdya Dr. Safaruddin yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, sedangkan Komandan Upacara dipegang oleh Kapten Inf Edi Mailiswar Danramil 07/Babahrot, sementara Lettu. Inf. Razali Pasi Ops Kodim 0110 menjabat sebagai Perwira Upacara.
Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga kemudian tabur bunga yang diawali oleh Bupati Abdya didampingi Ibu Ketua TP. PKK, selanjutnya disusul anggota Forkopimda lain seperti Ketua DPRK Abdya Roni Guswandi
,S.Pi didampingi Istri, Dandim 0110/Abdya Letkol. Inf. Beny Ramadona, S.Sos. didampingi istri, Kapolres Abdya AKBP. Agus Sulistianto, SH.,SIK. didampingi Istri, Kajari Abdya Bima Yudha Asmara, SH.,MH. didamping istri, Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie Munawar Hamidi, SH., Ketua Mahkamah Syariah Blangpidie Muhammad Nasir, S.Hi.MH. dan Ketua MPU Tgk. Muhammad Dahlan serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Abdya Dr. Safaruddin mengatakan, upacara ini dilakukan sebagai pengingat akan jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Seterusnya, Kata Bupati Safar, Kedepan upacara ziarah makam pahlawan ini, akan kita laksanakan lebih semangat dan hikmad lagi dengan melibatkan banyak unsur sebagai peserta upacara, agar nilai – nilai jiwa para pahlawan tertanam pada diri kita sebagai generasi penerus bangsa ini.” ujar Bupati.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan untuk mengingatkan kita akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita, dalam merebut kemerdekaan dan membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia,” demikian pungkasnya. (Nazli)







