Cabuli Gadis Belia, Pria Ini Kena Cambuk 145 Kali

oleh -83 views

ACEH SINGKIL – Seorang nelayan di Kecamatan Singkil Utara, yang merupakan pria beristri dan memiliki tiga anak berhasil merayu seorang gadis berusia 16 tahun, setelah mengaku sebagai bujangan.

Alhasil gadis belia itu pun percaya dan rela menyerahkan kehormatannya pada Juni 2019 lalu.

perasaan bersalahnya, korban pun menceritakan perbuatan pelaku kepada keluarga karena telah disetubuhi. Dan berbuntut laporan ke Polisi oleh keluarganya, hingga harus menjalani hukuman, sesuai syariat islam dengan cambuk didepan umum sebanyak 150 kali.

Pelaku tindakan asusila anak dibawah umur, ini pun meringis merasakan perih, saat sabetan algojo mendarat tepat di tubuhnya hingga sebanyak 145 kali.

Beberapa kali algojo menghentikan sabetan rotannya lantaran terhukum yang terlihat lemas dan nyaris terjatuh dan cepat dipegang sejumlah jaksa yang mengawal jalannya eksekusi.

Beberapa kali Dokter turut memeriksa kondisi kesehatan terhukum dan memberikan minum air mineral, hingga selesai menjalani eksekusi

Pelaku dinyatakan terbukti berbuat mesum terhadap seorang anak di bawah umur. Masrizal (42) terpaksa menahan perih dan menahan malu saat menjalani eksekusi cambuk di depan umum, di Lapangan Alun-Alun Pulo Sarok Singkil, Rabu (4/12/2019).

Eksekusi hukuman cambuk terhadap pelaku khalwat itu, di pandu Jaksa Muda Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Aceh Singkil Dedi Saputra. Serta di saksikan pengawas dari Mahkamah Syar’iyah Singkil Said Nurul Hadi.

“Meski sudah berdamai dengan keluarga korban, tetapi terdakwa harus menjalani eksekusi hukuman cambuk di muka umum sebanyak 150 kali di potong masa tahanan selama lima bulan, menjadi 145 kali cambukan,” Ungkap Lili Suparli Kasie Pidum Kejari Aceh Singkil kepada sejumlah wartawan.

Kemudian Lili Suparli menambahkan, pelaksanaan eksekusi hukuman cambuk kepada terdakwa di lakukan sesuai dengan Surat Perintah Kajari Aceh Singkil PRINT- 496/L.1.25./Eku.3/11/2019, dan Putusan Mahkamah Syar’iyah Singkil Nomor : 10/JN/2019/MS-Skl tertanggal 30 Oktober 2019. Dimana di tegaskan Lili Suparli, terhukum telah terbukti melanggar Pasal 34 Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang hukum Jinayat.

Pantauan Orbitdigital, pelaksanaan eksekusi hukuman cambuk bagi terdakwa yang di lakukan di muka umum, turut di saksikan pejabat Forkopimda Aceh Singkil.

Reporter : Saleh