ACEH SELATAN | Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan, Abdillah SE, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang berkembang mengenai pelayanan perusahaan daerah tersebut.
Abdillah yang dihubungi Orbitdigital Jumat (3/10/2025) mengatakan, dirinya tidak masalah jika dikritik, terutama untuk pembangunan yang baik dan masuk media, saat sekali kali turun ke kecamatan masyarakat di sana langsung menegur dan berjabat tangan.
dengan saya sambil menyebut nama ne Pak Abddillah,ya,sehingga nama saya viral di seluruh Aceh Selatan apa lagi sering masok di media baik di media online maupun media cetak,bebernya.
Saya sangat terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak sepanjang bertujuan untuk membangun Kabupaten Aceh Selatan yang Kita banggakan dan kita cintai ini.
“Saya dari dulu bukan orang yang anti kritik. Justru saya terbuka, karena kritik itu pada dasarnya untuk perbaikan. Kalau ada pemberitaan, saya instruksikan agar ditindaklanjuti jika memang faktanya benar,” papar Abdillah saat ditemui di ruang kerjanya.
Abdillah menegaskan, kepemimpinannya di PDAM bertujuan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik. Karena itu, ia berharap kritik yang disampaikan media maupun masyarakat tetap dilandasi semangat membangun, bukan tendensius.
“Kalau ada yang menyebut saya arogan, atau hal-hal yang tidak sesuai fakta, itu sebenarnya bentuk kepedulian mereka juga. Tapi yang penting, mari sama-sama kita lihat sisi membangun, bukan menjatuhkan,” ucapnya.
Abdillah menjelaskan bahwa PDAM masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah (PR) besar, termasuk persoalan teknis di lapangan yang sering terkendala pemadaman listrik maupun faktor alam seperti pohon tumbang.
“Tugas utama kami adalah memberikan pelayanan air bersih yang terbaik kepada masyarakat selaku pelanggan PDAM Tirta Naga Tapaktuan. Saya tidak ingin pekerjaan ini dipengaruhi kepentingan lain. Fokus kami adalah pelayanan,” bebernya.
Abdillah juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan laporan akuntabilitas perusahaan sesuai standar akuntansi keuangan. Laporan itu akan dibuka secara transparan setelah tahun buku berakhir pada 2025.
“Kami kelola ini perusahaan publik, tentu harus transparan. Tahun buku 2025 nanti akan diaudit, dan semua data bisa dicatat secara jelas,” tambahnya dengan nada optimis sambil tersenyum kecil
Terakhir, Direktur PDAM Tirta Naga Tapaktuan itu mengajak masyarakat agar memberikan informasi secara langsung apabila ada kendala pelayanan, termasuk alamat pelanggan yang mengalami masalah.
“Kalau ada keluhan terkait pelayanan atau masalah lainnya, silakan sampaikan langsung agar tim kami bisa segera bergerak. Saya terbuka, mari kita perbaiki bersama,” katanya.
YUNARDI.M.IS







