ACEH SELATAN | Tim Dokter RSUD Dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan berhasil mengangkat Kista Ovarium pada salah seorang pasien.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan dr. Erizaldi Sp.OG M.Kes, meucap Alhamdulilah, operasi berjalan lancar. Ini merupakan hasil kolaborasi antara dokter spesialis, dokter anestesi, perawat kamar operasi, dan seluruh tenaga kesehatan yang terlibat, kami berhasil mengangkat kista ovarium raksasa berukuran 19,5 centimeter dengan berat lebih dari 19 kilogram.
Perjuangan dan kerja keras Tim dokter RSUD Dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan untuk menyelamatkan pasien berhasil dilakukan, kali ini penanganan operasi kasus medis berisiko tinggi berupa operasi kista ovarium raksasa berukuran sekitar 19,5 centimeter dengan berat lebih dari 19 kilogram berhasil diangkat.
Tindakan itu menjadi catatan baru di sepanjang sejarah Rumah Sakit Regional Yuliddin Away Tapaktuan, Tim operasi dipimpin dr. Citra Lestari Hsb, M.Ked (OG) selaku dokter spesialis obstetri dan ginekologi (operator), didampingi dr. Rizki Taufiqurrahman, Sp.An sebagai dokter spesialis anestesi, berjibaku di ruang operasi, Senin, 27 Juli 2026.
Selain dokter spesialis, keberhasilan operasi juga didukung kerja sama tim perawat dan penata anestesi professional dan kaya akan pengalaman. Hanya deru nafas diiringi bahasa isyarat berpacu saat konsentrasi diselenggarakan.
Kasus ini tergolong langka dan memiliki tingkat kesulitan tinggi karena ukuran kista yang sangat besar. Proses pengangkatan harus dilakukan secara cermat untuk meminimalkan risiko komplikasi serta menjaga keselamatan pasien selama tindakan berlangsung, kata tim medis.
Alhamdulillah, operasi berjalan lancar. Ini merupakan hasil kolaborasi antara dokter spesialis, dokter anestesi, perawat kamar operasi, dan seluruh tenaga kesehatan yang terlibat, kami berhasil mengangkat kista ovarium raksasa berukuran 19,5 centimeter dengan berat lebih dari 19 kilogram,” papar Erizaldi melalui keterangannya kepada awak media Senin 27/7/2026.
Menurut Direktur RSUD-YA, penanganan kasus seperti ini membutuhkan ketelitian, pengalaman, serta dukungan fasilitas yang memadai serta harus benar-benar fokus.
Erizaldi menegaskan, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa RSUDYA Tapaktuan memiliki kemampuan untuk menangani kasus-kasus bedah ginekologi yang kompleks, sehingga masyarakat Aceh Selatan tidak perlu selalu dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
“Kami terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, baik dari sisi kompetensi sumber daya manusia maupun kelengkapan sarana dan prasarana. Harapan kami, masyarakat semakin percaya bahwa pelayanan spesialistik di RSUDYA mampu memberikan penanganan yang aman, cepat, dan berkualitas,” papar Erizaldi.
Erizaldi juga mengimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan, agar tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan seperti nyeri perut, perut membesar, atau gangguan siklus menstruasi.
“Deteksi dini menjadi kunci. Semakin cepat kelainan diketahui, semakin besar peluang penanganan yang optimal dan mengurangi risiko komplikasi. Kami mengajak masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan reproduksi di Poli Kebidanan dan Kandungan RSUDYA,” harapnya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa RSUD Dr. H. Yuliddin Away Tapaktuan terus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan spesialistik, termasuk dalam menangani kasus-kasus bedah yang kompleks.
Dengan dukungan fasilitas kamar operasi modern serta tenaga medis yang kompeten, masyarakat Aceh Selatan kini tidak harus selalu dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan kasus-kasus berisiko tinggi.
Manajemen RSUDYA menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim medis yang terlibat dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit. Yun







