Ditreskrimsus Periksa Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Sumut

oleh -531 views

MEDAN – Ditrektorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana BOS Dinas Pendidikan Sumut TA, 2019 dan 2020. Senin(10/8/2020).

Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rony Samtana SIK MTCP telah memerintahkan Kompol Wira Prayatna SIK MH guna penyelidikan peristiwa dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) oleh Dinas Pendidikan Sumut.

” Kasusnya sedang penyelidikan, sabar ya, belum bisa diungkapkan, “ujar Rony Samtana kepada orbitdigitaldaily.com, Senin(10/8/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

Sementara PS Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut Kompol Wira Prayatna SIK MH menyebutkan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran dana BOS Dinas Pendidikan Sumut, tahun anggaran (TA) 2019 dan 2020, masih tahap penyelidikan.

“Sudah kita periksa, kasusnya sedang dalam penyelidikan. Untuk lebih lanjut, hubungi humas saja, “kata Wira.

Terpisah, Kepala Inspektorat Sumut, Lasro Marbun mengatakan akan mendukung pengungkapan dugaaan penyelewengan penggunaan dana BOS Dinas Pendidikan Sumut agar lebih terang benderang guna terciptanya pemerintahan yang bersih.

Menurutnya, pengawasan itu terdiri dari internal, eksternal dan dari aparat penegak hukum (APH) dengan peranannya masing -masing dengan tujuan kebaikan pengelolaan keuangan negara.

“Kalau ada kegiatan pengawasan dari aparat penegak hukum, kita dukung untuk perbaikan. Baik kemajuan kinerja maupun kemajuan pengelolaan untuk lebik bersih lagi,”ujar Lasro.

Namun, saat diminta keterangannya sebagai Plt Kadisdik Pendidikan Pemprov Sumatera Utara, Lasro Marbun mengaku tak bisa komentar banyak.

“Soal kisruh dana BOS Dinas Pendidikan Sumut, saya tak bisa komentarlah, maaf ya, ” sebut Lasro Marbun saat dikonfirmasi orbitdigitaldaily.com.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut Alpian Hutauruk menjelaskan soal mencuatnya kasus dugaan korupsi dana BOS sebelum dirinya menjabat manager dana BOS.

“Saya dilantik pada akhir bulan February 2020. Memang, kemarin itu ada datang penyidik dari Polda ke ruangan saya. Namun, apa yang bisa saya jelaskan karena persoalannya sebelum saya menjabat. Jadi, sebetulnya yang diincar petugas adalah pejabat dulu, manager dana BOS saat dijabat Rudi,” ungkap Alpian saat ditemui di ruangnnya.

Diketahui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor. 582/P/2020 tentang sekolah penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi dan BOS Kinerja Tahun Anggaran (TA) 2020. Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menerima Rp 169.080.000.000.

Reporter :  Toni Hutagalung