“Kota Medan di kenal sebagai gudang atlet dan secara nasional termasuk penyumbang medali hingga 60%, dari cabor tarung maupun beladiri, “ujar Eddy Sibarani didampingi para penguji materi UKW PWI Sumut.
Selain melakukan persiapan teknis, sambung Eddy, Koni Medan juga membuat berbagai terobosan untuk merangasng semangat para atlet untuk berlatih ditengah gempuran pandemi covid 19 yang belum beralalu. Perlu diketahui 600 atlet ada dua tingkatan yang diproyeksikan mengikuti PON 2024.
“Untuk saat ini belum ada kendala teknis. Namun terobosan bagi atlet berprestasi diberikan reward dan jaminan kesehatan selama bernaung sebagai atlet binaan maupun sebagai pelatih,”ungkap Eddy.
Namun, ketika disinggung soal gelontoran dana untuk mempersiapkan torehan prestasi atlet, ia mengaku sedang mengusulkan biaya anggaran ke pemerintah.
“Kami hanya mendukung persiapan PON 2024 mendatang. Makanya saat ini sudah mulai berbenah mulai dari setiap atlet harus dilakukan cek kesehatan dan fisik untuk mengetahui kualitasnya, “tutupnya.
Reporter : Toni Hutagalung







