Gubsu : Laksanakan Tugas Penanganan Erupsi Sinabung Dengan Profesional Dan Penuh Tanggung Jawab

oleh -117 views
Gubernur Sumut Edi Rahmayadi bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen Irwansyah saat mendengar penjelasan petugas pos pengamatan Gunung Api Sinabung di Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo

TANAH KARO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi peringatkan, selama Gunung Sinabung masih erupsi jangan sempat ada jatuh korban jiwa, laksanakanlah tugas penanganan bencana alam secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Jika ada sesuatu yang dibutuhkan Satgas Tanggap Darurat Sinabung dalam hal penanganan bencana akibat dampak erupsi, maka permohonannya harus transparan supaya semua kebutuhan dapat diakomodir bersama-sama,” tegas Gubsu Edy Rahmayadi usai Dandim 0205/TK Karo Yuli Eko Hadiyanto SSos mmaparkan kondisi terkini Gunung Sinabung, Selasa (18/8/2020) sore di Makoramil Simpang Empat.

“Pada saat ini, Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga) masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara,” Ujar Edy Rahmayadi.

Dikesempatan itu Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar menyebutkan beberapa unit water canon milik Polri, akan sampai di Karo untuk diperbantukan membersihkan debu vulkanik di ruas jalan, fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Kemudian, Gubsu, Pangdam I/BB, Kapoldasu dan rombongan meninjau pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi Pos Pengamatan Gunung api Sinabung di Kecamatan Simpang Empat untuk memantau langsung perkembangan Gunung Sinabung.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mendampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Pangdam I/BB Mayjen Irwansyah saat membagi kan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Selanjutnya, ketiga pejabat teras Sumatera Utara beserta rombongan meninjau dua desa terdampak, yakni Desa Naman Teran, dan Desa Tiga Nderket yang berada di Zona Merah Gunung Sinabung, serta memberikan bahan makanan dan obat-obatan serta masker untuk dibagikan kepada personel satgas dan masyarakat terdampak.

Sebelum melakukan peninjauan ke Posko Pemantauan Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat, ketiga pejabat teras Sumatera Utara itu terlebih dahulu singgah menghadiri jamuan makan siang Pemkab Karo di Rumah makan Rumpun Bambu Jalan Jamin Ginting Kabanjahe. Mereka disambut Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SIK SH dan Petugas posko pemantauan Gunung Sinabung di Simpang Empat Armen Putra, Plt BPBD Karo Natanail Peranginangin.

Menurut Terkelin Brahmana, kedatangan Gubsu bersama Forkopimda Sumatera Utara ini, untuk melakukan sejumlah kegiatan pasca erupsi gunung Sinabung, namun sebelum itu, kita jamu dulu makan siang baru bergerak ke sasaran sesuai rencana yang telah ditetapkan.

“Usai makan siang, rombongan akan bergerak ke Pos pengamatan vulkanologi, Peninjauan lahan pertanian yg terdampak erupsi di desa Sukatepu Kecamatan Naman Teran dan pembagian sembako,” kata Terkelin

“Adapun sembako sesuai yang kita ketahui yang tercatat dalam round down, yang akan dibagikan kepada masyarakt terdampak erupsi gunung Sinabung oleh Forkopimda Sumut, berupa sembako, 3.000 paket, sarung, 1.000 paket, tetes mata, 1.000 botol, selimut, 120 helai, perlengkapan bayi, 100 kain, paket sandang, 500 buah,” pungkasnya.

Reporter : Daniel Manik