BINJAI| Atraksi Pencak Silat dan Menunggang Singa Banten yang ditampilkan merupakan salah satu tradisi dan seni Budaya Banten. Pasalnya, kebudayaan tersebut harus tetap kita lestarikan dan dijaga agar bisa tetap eksis di Kota Binjai .
Hal ini diutarakan oleh Ketua DPRD kota Binjai H Noor Sri Syah Alam Putra ST didamping, Ketua FPK Mahyadi Caniago SP, Kaban Kesbangpol Drs HT Syarifuddin MAP ,Ketua-ketua Etnis yang tergabung dalam FPK kota Binjai saat bersilaturahmi dengan Sejumlah pengurus Etnis Banten kota Binjai di jalan Gunung Kawi kelurahan Bakti Karya kecamatan Binjai Selatan Jum’at (9/7/2021) .
“Saya ke depan setelah musyawarah dengan Kesbangpol,FPK dan ketua-ketua etnis ,bertekad dan akan fokus terhadap pengembangan seni budaya khususnya 18 etnis , karena kita sebagai warga Binjai memiliki tanggung jawab untuk menjaga seni budaya agar tetap eksis di kota Binjai,“ ujar Haji Kires sapaan akrab H Noor Sri Syah Alam Putra ST.
Menurutnya, Banten identik dengan pendekar atau jawara. Oleh sebab itu, perlu memikirkan bagaimana agar nama pendekar atau jawara Banten bisa memberi kebanggaan secara positif di kota Binjai maupun di manca negara.
“Sebagai wakil rakyat , saya dan Partai Golkar juga berkomitmen untuk memajukan seni budaya di kota Binjai ,” tambah Haji Kires.







