HNSI Sumut Minta Persoalan Batas Wilayah Selat Malaka Diselesaikan

Kanan Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian, SE, Menteri KKP Edy Prabowo dan Ketum DPP HNSI Mayjen TNI (MAR) Yusuf Soelichin

MEDAN| DPD HNSI Sumut meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan batas wilayah di Selat Malaka, pasalnya banyak kapal ikan berbenderaa Malaysia melakukan penangkapan ikan di wilayah tersebut.

“Agar tidak terjadi pencurian ikan di wilayah Selat Malaka maka kita minta agar pemerintah segera menuntaskan batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia sehingga jelas dimana wilayah tangkapan Indonesia dan Malaysia agar tidak terjadi konflik ke depannya,” kata Ketua DPD HNSI Sumut Zulfahri Siagian kepada orbitdigitaldaily.com Senin (9/11/2020).

Fahri menegaskan dalam kurun waktu satu Minggu ini sudah lima kapal ikan berbendera Malaysia ditangkap di Selat Malaka. Penangkapan ini sebut Fahri terjadi pada 2 November 2020 dimana PSDKP Belawan menangkap 2 Kapal Ikan berbendera Malaysia dengan nomor lambung PKFA 9595 dan PKAFA 7435, kemudian pada 8 November 2020 KRI Krambit -627 menangkap tiga kapal ikan yang juga berbendera Malaysia dengan nomor lambung PKFA 1223,PKFA 2928 dan PKFA 1921 .