MADINA l Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) H Ahmad Qosbi, S.Ag, MM melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, H. Irfansyah Nasution, S.Ag, MM, sebut ada 266 calon jama’ah haji yang berasal dari Madina tahun 2022. Senin (9/5/2022).
Data yang diperoleh dari Kemenag Madina, calon jama’ah haji termuda perempuan bernama Siti Suleho Nasution dari Desa Mompang Julu kec.Panyabungan Utara sedangkan calon Jama’ah haji termuda laki-laki Fajar Muhammad Nst, Jln.Suka Maju No.50 Kecamatan Panyabungan.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, H.Irfansyah Nasution mengatakan Jama’ah Haji yang diberangkatkan usianya dibawah 65 tahun per tanggal 30 Juni tahun 2022.
“Jadi di atas usia 65 tahun ini ditiadakan keberangkatannya dan ketentuan ini datangnya dari Arab Saudi” katanya.
“Kemudian porsi yang berkenaan bisa berangkat walaupun usianya muda tapi porsinya tidak berkenaan tidak berangkat” tambahnya.
Sesuai dengan ketentuan dari gugus Covid Nasional dan Arab Saudi, jama’ah yang akan berangkat ini harus melengkapi paksin lengkap dan Insa allah tiga hari sebelum berangkat akan dilakukan test VCR dan terkait privikasi jama’ah hari ini terahir.
“Calon Jama’ah haji Madina harus melengkapi paksin lengkap sebelum berangkat menuju tanah suci, dan tiga hari sebelum berangkat semua jama’ah akan dilakukan test VCR” ungkapnya.
“Kita berharap Covid-19 segera berakhir dan pemerintah Arab Saudi tidak lagi membatasi usia seperti tahun – tahun sebelumnya, dan terkait calon jama’ah haji yang usia di atas 65 tahun agar bersabar karena ini bukan ketentuan dari kementrian dan ini merupakan ketentuan dari Arab Saudi,” jelasnya lagi.
“Dan terkait dengan kloter belum ada Qur’ah (ketentuan) karena kita masih persiapan konfirmasi pelunasan ke Bank yang bersangkutan,” pungkasnya.
Reporter : Sulaiman Nasution







