LANGSA | Menteri Perhubungan RI. Dr. Ir. Budi Karya Sumadi, tiba di aceh, meninjau langsung jalur masuk Pelabuhan Kuala Langsa. Rabu (8/2/2023).
Menurut Menhub, sengaja mengikut sertakan, Direktur Utama PT Pelindo III, Drs. Ec. Putut Sri Muljanto, MM. ke lokasi untuk melihat langsung lokasi yang akan dilakukan pengerukan di jalur masuk Pelabuhan yang membawahi Pelahuhan Kuala Langsa.
Sehingga kapal yang selama ini tidak dapat merapat kepelabuhan, nanti akan dapat segera teratasi, termasuk kapal kapal besar dapat lancar kembali, ujar Budi Karya Sumadi.
Dikatakan juga oleh Memhub, Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, yang sebelumnya pernah ketemu melaporkan tentang kendala dihadapi, terkait jalur persoalan Pelabuhan Kuala Langsa.
Menurut PJ.Gubernur bahwa, di jalur yang masuk dari Selat Malaka, telah mengalami pengendapan pasir. Sehingga terjadi pendangkalan, dijalur masuk ke Pelabuhan Kuala Langsa, ucap Menteri Perhubungan RI
Menhub berharap kepada pihak Pemko Langsa dan pihak terkait, khususnya Pelindo setempat, agar memberikan dukungan serta segera melakukan pengerukan dalam mengatasi kedangkalan Alur menuju masuk pelabuhan Kuala Langsa, tegas Menhub.
kedatangan rombongan Menteri Perhubungan RI ke Aceh, tiba di Langsa, menggunakan Dua Helicopters yang mendaratkan di Stadion bola kaki depan Makodim 0104 / Atim, Kota Langsa.
Rombongan menuju ke pelabuhan menggunakan kendaraan khusus melalui jalan darat dan terlebih dahulu disambut, dengan pengalungan bunga, oleh Anggota DPR-RI, dari Fraksi Partai Golkar. H. Ilham Pangestu.
Menurut H. Ilham Pangestu, kedatangan Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi, ke Pelabuhan Kuala Langsa memang, sudah lama dinanti nantikan oleh masyarakat, dengan harapan akan dapat membuka kembali kegiatan ekspor dan impor dalam rangka bergeraknya roda ekonomi di daerah ini.
Kedatangan Menhub Budi Karya, H.Ilham Pangestu anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang juga putra kota langsa, begitu ramah dan akrab terhadap masyarakat, seraya mengatakan, bahwa masyarakat dan Pemerintah Kota Langsa serta pengusaha dari luar Kota Langsa, sangat mengharapkan Pelabuhan Kuala Langsa dapat diaktifkan kembali untuk membuka kegiatan ekspor dan impor, guna menghidupkan lagi perekonomian di daerah ini,” imbuhnya.
Reporter : Rusdi Hanafiah







