Kepala Balai Besar Guru Penggerak Sumut Joko Ahmad Julifan mengatakan, melalui kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan tersebut diharapkan dapat memotivasi seluruh PAUD di Sumut untuk bisa mengimplemenasikan Kurikulum Merdeka.
Dukungan dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Penddikan Kabupaten/Kota juga sangat diharapkan. Saatnya bergotong royong dan berkaloborasi untuk bersama-sama memajukan pendidikan, khususnya PAUD.”Kita tidak bisa jalan sendiri, begitu juga Pemda tak bisa jalan sendiri, kita harus bersama-sama,” sebutnya.
Koordinator Paguyuban TK Negeri Pembina dan TK Satu Atap se-Sumut Rahmi Bachtar dalam laporannya mengatakan, saat ini TK di bawah naungan provinsi berjumlah 45 TK, baik TK Negeri Pembina dan TK Negeri Satu Atap. Jumlah tersebut tersebar di 33 kabupaten/Kota se-Sumut.
Rahmi berharap, dengan adanya paguyuban ini selain untuk bersilaturrahmi juga sebagai wadah bagi para kepala dan pendidik untuk memperoleh pembinaan terkait pendidikan PAUD, sehingga standart mutu pendidikan itu bisa lebih seragam.
“Guru TK Negeri harus memiliki motivasi dan kompetensi, paguyuban ini untuk menggerakkan mereka menggali ilmu dan pengetahuan baru, terutama kebijakan dalam pengembangan menuju Kurikulum Merdeka,” harapnya. (Red)







