Sebelum konfirmasi ini dilakukan, beberapa wartawan termasuk awak media ini datang ke SD 104301 Dusun II Pasar Senin Desa Pematang Ganjang Kecamatan Sei Rampah pada Rabu (19/10/2022) sore karena mendapat informasi dari warga, bahwa pada Rabu paginya Bahrun satu dari tiga siswa yang tertimpa bangunan sekolah diduga mengalami patah pada tulang punggung nya dan dilarikan ke dukun patah di Desa Bogak Besar Kecamatan Teluk Mengkudu Sergai.
Atas informasi ini kemudian Jhonny Sitompul mewakili wartawan lain untuk mengkonfirmasikan hal ini kepada Kepala Dinas Pendidikan Sergai, namun begitu dikonfirmasi, SN langsung bernada tinggi hingga mengancam akan mematahkan tulang Jhonny Sitompul kalau informasi itu tidak benar.
Beberapa wartawan yang ada dilokasi juga terkejut mendengar percakapan keduanya, karena pada saat konfirmasi, korban Jhonny Sitompul mengaktifkan load speaker smartphone nya sehingga sempat terdengar oleh wartawan lainnya.
Oknum Kadis Pendidikan Sergai ini marah diduga karena menganggap wartawan terlalu membesar besar kan masalah ini.
“Jangan kalian membesar besarkan berita patah tulang , itu ketimpa makanya dikusukan, dan itu upaya kami. Jadi nggak usah dibesar besarkan”. Jelas SN.
Reporter :Pujianto







