Menurut Donnel Sitinjak, Juanda diduga sudah kabur. “Dia (Juanda ) baru satu kali datang memenuhi panggilan kami. Tiga kali dipanggil, tidak datang. Sudah empat kali lah kami panggil,” kata Donnel
“Kami akan mengirimkan surat panggilan lagi ke Juanda , agar dapat memberikan informasi-informasi terkait dengan dugaan (korupsi pengadaan CCTV) ini,” ucapnya.
Sebelumnya, Kejari Binjai menduga ada pengerjaan yang tidak sesuai di Dishub Kota Binjai.Satu diantaranya menyangkut pengadaan CCTV sebanyak 42 unit, yang sebagian di antaranya tidak kelihatan fisiknya atau fiktif.
Saat ini, kata Donnel, tim tengah bekerja mengumpulkan berbagai bukti seperti leptop milik oknum PPK sudah kita sita saat penggeledahan . Jika semua bukti sudah akurat, jaksa langsung menetapkan siapa tersangkanya.
“Tim tengah bekerja dan mengumpulkan seluruh barang bukti agar dapat menetapkan tersangka,” katanya.
Dirinya juga menduga, bahwa PPK ini , mengerjakan sendiri pengerjaan proyek pengadaan itu, dengan meminjam perusahaan milik orang lain.
Sebab, beberapa pemilik perusahaan sudah kita panggil dan mereka tidak mengetahui adanya pengerjaan tersebut lantaran Juanda meminjamnya dengan imbalan fee. “Yang punya CV tidak tahu dia kerjaannya di mana. Katanya juga ada orang lain yang mengerjakan,” pungkasnya .
Reporter : Arifin Pohan







