MEDAN | Kebakaran hebat yang melanda PT. Garuda Mas Perkasa Jalan Kol. Yos Sudarso Km 6,5 Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli pada Selasa malam hingga Rabu siang masih dalam proses pemadaman dan pendinginan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Medan hingga pukul 12.00 WIB terus melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Asap hitam tebal pun masih terlihat dari sisa bangunan yang hangus terbakar, Rabu (28/1/2025).
Ribuan warga terlihat memadati lokasi hingga membuat lalulintas macet. Warga menghentikan kendaraannya di sekitar lokasi untuk melihat kejadian. Terlihat pihak kepolisian mengatur lalu lintas dan menyuruh warga intuk meninggalkan lokasi agar proses pemadaman berlangsung lancar.
Hingga siang petugas Damkar masih terus melakukan pendingan dan menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang melanda pabrik sendal berbahan karet tersebut. Pemadaman berlangsung hampir memakan waktu 14 jam.
Wandro Malau, Pelaksana tugas Kepala Damkar Kota Medan mengatakan, untuk sementara korban jiwa tidak ada. Saat tiba si lokasi kejadian api sudah membesar, mdreka tidak bisa masuk. Rata-rata bahan yang ada di pabrik merupakan karet yang mudah terbakar, sangat berisiko kalau masuk ke dalam. Sehingga beberapa saat dibiarkan terlebih dahulu, terangnya
“Saat ini Api belum padam semua, kami masih mencoba menembus ke dalam, area belakang masih ada api. Masih panas semua. Untuk armada Ada 20 unit pemadam yang diturunkan,” jelas Wando.
Menurutnya, dua mobil pemadam dari provinsi, satu Brimob, Kota Binjai satu dan dua mobil pihak swasta juga turut membantu, sambungnya
Ia juga menjelaskan operasi pemadaman hingga saat ini tengah dilakukan sejak Selasa (27/1) malam.
Namun, pihaknya belum dapat memastikan total luas area yang terbakar karena masih dilakukan proses pemadaman dan pendinginan. (OM/011)







