Medan  

Arak-arakan Kereta Kencana di Thaipusam Medan Street Festival 2026 Meriah


MEDAN | Thaipusam Medan Street Festival 2026 kembali digelar oleh Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah di sepanjang Jalan K.H. Zainul Arifin, Kota Medan, Minggu (1/2/2026), dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Festival yang berpusat di sekitar Kuil Sree Soepramaniem Nagarattar, Jalan Kejaksaan hingga Jalan K.H. Zainul Arifin ini menampilkan beragam rangkaian kegiatan budaya dan keagamaan, seperti bazar UMKM, ritual kavadi, hingga arak-arakan kereta kencana.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan, Ir. Suben Thiren, M.Sos, menjelaskan bahwa Thaipusam Medan Street Festival 2026 dilaksanakan melalui beberapa tahapan kegiatan sejak pagi hari.

“Pagi hari pukul 05.00 WIB dilakukan pengangkatan susu dari Kuil Kaliaman (Ibu) menuju Kuil Sree Soepramaniem Nagarattar hingga pukul 07.00 WIB. Sekitar 350 umat mengikuti ritual nazar dengan mengangkat susu tersebut,” jelas Suben.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan ritual kavadi sebagai bentuk nazar kepada Dewa Murga. Dalam ritual ini, para peserta melakukan penusukan pada lidah dan pipi, serta menjalani pantangan berbicara kotor dan membicarakan orang lain selama satu hari penuh.

“Pada sore hari digelar bazar UMKM yang menghadirkan berbagai kuliner dan produk masyarakat. Sedangkan malam hari menjadi puncak acara dengan pelepasan arak-arakan kereta kencana di Kuil Sree Soepramaniem Nagarattar, yang rencananya akan dihadiri Wali Kota Medan, Rico Waas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suben menyampaikan makna dari arak-arakan kereta kencana, yaitu sebagai simbol keberkahan bagi setiap wilayah yang dilalui.

Adapun rute arak-arakan dimulai dari Jalan Kejaksaan menuju Jalan Teuku Umar, dilanjutkan ke Jalan K.H. Zainul Arifin, berbelok ke Jalan S. Parman, dan kembali ke Jalan Kejaksaan hingga ke Kuil Sree Soepramaniem Nagarattar. (OM/011)